Thursday, 28 February 2013

Kata yang numpang Lewat Sahaja

Siang tadi angin berhebus, semilir, kekutannya mampu menggoyang daun2 di ranting2 itu menari2 dengan lembtnya, aku juga melhat awan putih bergerak perlahan... Aku bertanya apa langit yang sama persis bisa ku lihat besok, karena awan itu juga berbeda dengan awan2 kemarin, kemarin lusa, dan kemarin2 yang dulu.

Ya sepertilah hidup, tidak akan menampakkan wajah yang sama pada setiap harinya. Jadi, ga kan ada siaran ulang, kesempatan dan waktu adalah hal yang tidak akan kita kunjungi lagi jika telah berlalu.

Ku kira menjalani hidup yang baik, adalah selalu menjadi orang yang pintar bersyukur. Dan menjalani hari dengan sebaik2nya (pesan buat diri sendiri). Jatuh, bangkit lagi, jatuh lagi, bangkit lagi... Ya begitulah hidup... Sekali waktu kita perlu keluar dari zona aman. Karena yakin bahwa hidup bukan hanya tentang berapa banyak uang yang kau miliki, tapi tentang seberapa besar makna yang kau dapatkan dalam hidup, seberapa sering kau berusaha untuk bisa bermanfaat bagi sesama.^.^
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Monday, 25 February 2013

Milik Kita kah? (Episode 2)

Aku hanya sedang menyoroti sesuatu, itu bisa diriku atau sesuatu di sekitarku.

Ku kira kita perlu mengingat ketika kita belum punya apa-apa, sehingga ketika apa-apa itu tidak lagi berada di tangan kita, kita tidak menghujat dan marah berlebihan.

Pasti sebagian atau banyak dari kita yang lihat acara infotaiment, berita2... Yang isinya menuntut ini, menuntut itu, tapi saya bukan tipe orang yang akan mengomentari hal ini. Dan, selanjutnya dari wacana ini bisa dilanjutkan sendiri... Sambil merenung.... (Hehehehe)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Milik Kita kah? (Episode 1)

Malam,

Rembulan malam bersinar terang di langit villa, benar-benar suatu yang tidak biasa. Malam ini aku jadi teringat puisinya WS Rendra yang kalau ga salah berjudul "Titipan Nya"


Sering kali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milikku
Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya

Tetapi,mengapa aku tak pernah bertanya;
Mengapa Dia menitipkan padaku ?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ?
Dan kalau bukan milikku,apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ?

Adakah aku memiliki hak atas sesuatu
yang bukan milikku ?

Mengapa hatiku justru terasa
berat,ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
Kusebut sebagai ujian, kusebut sebagai petaka
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita

Ketika aku berdo'a,kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku
Aku ingin lebih banyak harta,ingin lebih banyak mobil,lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit
Kutolak kemiskinan,seolah
semua"derita" adalah hukuman bagiku
Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika:
Aku rajin beribadah,maka
selayaknyalah derita menjauh
dariku,dan nikmat dunia kerap menghampiriku

Kuperlakukan Dia sebagai mitra dagang,dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku"
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku

Gusti,
Padahal tiap hari kuucapkan,hidup dan matiku hanya untuk beribadah
"Ketika langit dan bumi bersatu,bencana dan keberuntungan sama saja"
(salah satu Puisi terakhir WS Rendra yang dituliskan diatas ranjang RS sesaat sebelum wafat)

Apakah kita termasuk orang2 tersebut(orang yang lalai dan lupa bahwa apa yang kita miliki hanyalah titipan). Kita, ahhhh bukan karena mungkin ada banyak orang yang menyadari bahwa semua adalah titipan, aku terkadang masih begitu. Malu rasanya bila kemudian membaca puisi ini. Kita, eh bukan, aku maksudku, masih kadang suka bertanya kenapa begini, kenapa begitu??? Padahal jika mau merenung dengan baik seperti kata2 hikmah, "terkadang kita terlalu sibuk mencari apa yang tidak kita miliki, bahkan kadang bela2in diiringi iri dengki, tetapi kita kemudian lupa mensyukuri apa yang sudah kita miliki.


Ya Allah, semoga hamba bisa menjadi hamba-hamba Mu, yang selalu bersyukur. Aamiin...
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sebuah Pertanyaan "Kenapa?"

Apakah engkau bertanya kawan, dengan menggunakan kata tanya "kenapa?"

Kenapa jadi begini?
Kenapa harus begini?
Kenapa ini bisa terjadi?
Kenapa ....kenapa yang lain....

Hidup kita selalu tidak lepas dari kata kenapa, terlebih ketika suatu pelajaran hidup yang kita bisa ambil hikmahnya menghampiri kita. Kita pasti merenung dan bertanya kenapa??? Kenapa begini? Kenapa begitu??? Ku kira hal ini sangat wajar, terlebih bagi seorang yang baru kesetrum setrumnya hidup. Seperti juga setrum, semua tergantung kita, kita ingin terbebas darinya, atau hanya pasrah saja tersetrum. Yachhh... Kita tidak boleh berlama-lama terjatuh.

Aku adalah kriteria orang yang kadang suka mampir dan berlama-lama bercengkrama dengan masa lalu, dan ketika aku menyadarinya, bahwa itu bukan hal yang baik, sangat buruk bahkan. Aku mencoba untuk bisa memperbaiki diriku untuk keluar dari kondisi tersebut di atas. Dan ku kira tidak mudah mengubah suatu kebiasaan, tapi kalau tidak mencoba kita tidak akan pernah tahu sampai batas mana kemampuan kita. Dan juga kita hidup bukan untuk berdiam diri saja kan? Kita hidup untuk mengusahakan sesuatu. Terlebih sesuatu itu bisa bermanfaat bagi kita dan juga orang lain. Dan dengan begitulah insyaAllah hidup kita ga kan sia-sia.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sakit Gigi

Sakit gigi itu rasanya sesuatu banget, cenat cenut, teng, teng, teng.....

Ada sebuah pertanyaan yang sering muncul " pilih asakit gigi apa sakit hati???" Itu bukan pertanyaan pilihan diantara kedua sakit di atas. Tapi, hanya semata-mata untuk menggambarkan betapa sakitnya sakit gigi itu.

Setelah lama tidak merasakan sakit gigi sekarang sakit gigi, rasanya sesuatu banget.terakhir kali merasakan sakit gigi kelas 4 SD.

Gigi geraham bungsu tumbuh, dan ini akan menimbulkan masalah bagi orang yang tulang rahangnya tidak cukup, dan inilah yang sedang ku rasakan.


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sunday, 24 February 2013

Diabetes

Bukan tentang definisi dan penjelasan tentang penyakit ini yang ingin kutuliskan. Tetapi lebih kepada penderita diabetes.

Diabetes, atau biasa disebut penyakit gula, dimana penderitanya tidak boleh mengkonsumsi gulu karena produksi insulin di dalam tubuh terjadi gangguan. Penyakit ini cenderung karena keturunan, tetapi juga bisa didapat karena pola hidup. Dan seseorang yang bapak, ibu, nenek atau kakeknya terkena, akan memiliki peluang lebih besar untuk terkena juga.

Orang-orang terdekatku juga ada yang kena, dan aku ingin bisa mendapatkan atau mengusahakan obat yang bisa meringankan penyakit ini. Jika Allah mengijinkan juga sekalian bisa menyembuhkan. Karena, yang bisa memberikan kesembuhan terhadap semua penyakit hanya Allah SWT.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Saturday, 23 February 2013

Jalan2 ke Ragunan

Ini adalah salah satu gambar yang ku ambil ketika jalan2 ke Ragunan. Ini adalah hewan yang pertama kita lihat.

Seru banget jalan-jalan ke Ragunan. Bisa liat hewan yang kita ingin liat. Tapi kalu jalan kaki buat keliling lumayan banget,apa??? Capeknya ^_^

Untuk pemula, pasti masih bingung rutenya,hehehe... Kayak aku sama keluarga, muter2 terus... Dari liat gajah, rusa, burung-burung, buaya, unta, primata, sampai harimau putih. Di sinilah ending perjalanan kami, padahal belum lengkap lihat semua, tapi karena hujan dan tidak bawa payung langsung ngambil keputusan buat menyudahi acara jalan-jalan, namanya juga kepikiran anak kalau kehujanan. Meski belul lengkap tapi sudah cukup puas, sesuatu banget lah pkoknya.

Dan paling sesuatu adalah jalan-jalan ke wahananya primata, karena masih pemula waktu nitipin semua barang bawaan termasuk makanan dan minuman, karena ini peraturan, kami titipin aja, tanpa minum dulu, karena ku kira wahananya biasa saja, tapi sungguh ampun dechhhh... Kalau ngelilingi semua lumayan, lumayan makan tenaga ^.^ dari rumah gorilla, k tempat lutung, dan karena penasan masih keliling rumah orang utan. Byuhhhhh... "Kapan ini keluarnya...???" Itu pasti hal yang ditanyakan.

Tapi, dari kesemuanya perjalanan kami di Ragunan, sangat menakjubkan...
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Ngeblog lagi

Alhamdulillah sesuatu banget....

Bisa lebih mudah akses blog via e mail,

Tulisan di blognya sepertinya masih belum benar2 ada isinya. Namanya juga asal nulis, dan belum ada yang baca blog saya tentunya.

Awal2 nulis, pengen nulis apa aja, berikutnya nulis apa2 yang ingin dipelajari, tapi ku kira setiap tulisan adalah suatu pembelajaran terhadap diri kita sendiri...

Good night ^_^
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Pagi Hari di Villa

Pagi hari di villa, villa yang ku maksud bukan villa2 yang ada di
pegungan, yang ada di puncak, tapi adalah villa, nama perumahan tempat
aku tinggal,hmmmmm :)


Pagi hari di villa, rame orang naik kendaraan, banyak mau berangkat
kerja, semuanya sibuk, ibu-ibu belanja, tapi harus pagi banget
belanjanya, eh bukan pagi banget, tapi pagi dengan waktu yang pas saat
sayuran datang. Soalnya kalu kepagian juga masih ke pasar yang jual
sayur.

Apa yang Kita Citakan???

Sebuah pertanyaan, yang akan terus mengaung dalam pikiran kita,
sebenarnya apa sich yang kita inginkan terhadap diri kita di masa
depan,"cita-cita" itulah lebih tepatnya.

Menjadi orang yang seperti apa yang kita inginkan di masa depan kita.
Orang kaya, tapi seperti di tipi2 byk korupsi, na'udzubillah.

Mungkin sebagian orang tidak ingin kaya jika cara yang digunakan
adalah hal yang dilarang agama, atau yang melukai banyak orang,
seperti korupsi. Karena kekayaan sendiri memiliki arti yang luas, tapi
dalam hal ini kaya materi yang kumaksud.

Bukankah sesungguhnya rizqi kita itu adalah apa yang kita makan dan
apa yang kita pakai. Dan misalnya memiliki sesuatu yang berlebih
selain atau pada hal itu bukankah lebih baik untuk berbagi. Karena
harta kita yang sesungguhnya adalah harta kita yang kita sedekahkah.

Semoga kita semua bisa menjadi orang sederhana dan bijak dalam hidup,
kaya dalam bersyukur, dan tidak berlebih terhadap sesuatu, terlebih
harta, dan lagi menjadi orang yang terus bisa berbagi dengan orang
lain, terlebih dengan orang yang kurang mampu.

Friday, 22 February 2013

Pemadaman lagi-lagi

Sore hari di villa dayeuh, pemadaman lagi, entah kenapa pemadaman???
Suatu hal yang belum ku temukan jawabnya sampai sekarang, kenapa
listrik harus padam? Karena hal itu pula, sempat terpikir olehku untuk
menjadi orang yang kerja di PLN, agar tidak terus mengeluh pada PLN
maksudku, biar tahu sebab dan asal muasal kenapa listrik perlu
dipadamkan, padahal ga ada hujan, petir, terlebih badai.


Tapi, orang awam hanya bisa su'udzon atau yang berhati baik berbaik
sangka dengan PLN. Tapi, orang awam tetaplah awam, jika tidak tahu dan
tidak dikasi tahu atau dipublikasikan tentang sebab dan asal muasalnya
maka jangan salahkan pula jika menyalahkan dan mengeluh pada PLN.

Apapun itu ku kira tidak ada gunanya, yang lebih ada gunanya adalah
langsung menanyakan pada PLN sebab-sebab kenapa mati lampu?

Ku kira lebih baik tidak saling menyalahkan. PLN juga pasti berusaha
maksimal memberikan pelayanan listrik dengan sebaik-baiknya.

ingin blog mobile

Pengen bisa akses blogger lewat opera mini

post pertama

ini alah post pertamaku, stelah mengutak, atik dengan begitu lama d browser hp akhirnya bisa juga neblog via hp... perkenalan, sepertinya lihat profil saja... hohoho

Ngeblog pertama di blogger, setelah blog ku, tidak dapat dibuka dan diakses krena hapeku kurang mmpuni untuk buka blog ini.. Jd pinjem hape suami yang jauh lbh canggih dr punyaku