Wednesday, 30 October 2013

Moment (SMA--->Pinjam Buku di Perpus)

Tadi siang pengen banget pasang status di fb, tentang kangenku sama buku yang pernah ku baca pas SMA, dan ternyata temen-temen banyak yang masih ingat. Dan semua itu seperti membawaku mengingat moment-moment tak terlupakan bersama teman-teman sekelasku pas SMA.

Ingat pas dulu ngefans banget sama yang namanya buku-buku, sampek selalu pengen jadi yang pertama minjam novel, dan teenlit-teenlit terbaru di Perpus. Nah ceritanya begini, setiap kelulusan, siswa-siswa yang lulus itu menyumbangkan sejumlah uang untuk kemudian oleh sekolah dibelikan buku-buku di Perpus, dan hal baik lainnya adalah Pak Guru yang ngelola perpus selalu membeli buku-buku yang lagi in, bukan hanya karya sastra-sastra lama tapi juga novel dan buku-buku yang best seller pada masa itu. Dan lagi aku senengnya, program itu telah dimulai dari kakak kelas 3 yang telah sebelum-sebelumku, jadi ya aku termasuk bagian dari siswa siswi yang bisa menikmati buku-buku baru itu.

Dan hal yang menjadi "sesuatu" banget adalah ketika aku dan temen-temen yang cewek di kelasku berburu buku, karena harus antre dengan anak-anak kelas lain. Setelah dapat buku baru yang bagus-bagus maka digilir pinjamnya untuk temen sekelas yang berminat pinjam, baru dilepas ke perpus untuk dipinjam teman kelas lain.

Hemmmmmm... Jadi inget masa itu dechhhh...
An_neke

Sepatah Kata untuk Buku "Cinta Lora"

Ini adalah salah satu buku yang pengen ku resensi, ku review(masih belajar, belum penah nge-review, atau me-resensi buku sebelumnya). Tapi karena belum terbaca semua-padahal sangat tipis nich buku, kelihatan banget lek males baca-, maka aku pengen nulis, apa-apa tentang buku ini, kecuali isi keseluruhan tentunya. Tentang perjalanan buku ini, hingga akhirnya mampir untuk ku pelototin bermenit-menit, hehehehe meski belum selesai.

Waktu itu, anakku tercinta lagi main-main buka lemari, eh tiba-tiba bawa beberapa buku, terus diletakkah tuh buku di dekatku, yang ternyata adalah novel-novel milik adikku. Dari beberapa novel itu aku iseng buka novel ini, yang isinya tentang kisah cinta di pesantrean, dan langsung ku putuskan untuk turut membaca, sekalian nostalgia masa di pesantren, karena dalam novel tentulah suasana pesantren bertebaran dimana-mana, meski fokus utama pada kisah Gus/Lora dan santrinya.

Jadi yang baca jika kebetulan lagi kangen sama pondok/pesantrennya pas banget tuh, bisa jadi inspirasi untuk buat tulisan yang diskripsikan suasana pondok/pesantren kita itu, yang pasti beda sama yang ada di novel.

Membicarakn novel ini kalu dilanjutin sepertinya bakal panjang banget. cerita Gus dan santri memang tidak akan ada habisnya. Anak pesantren pasti tahulah, bagaimana seorang Gus dipandang dalam suatu pesantren, terlebih di kalangan santriwati, dan terutama yang masih single, pasti jadi bahan pembicaraan. Jadi mengankat cerita yang bertemakan "cerita tentang Gus" sepertinya adalah hal yang sangat menarik bagi sebagian orang, termasuk yang menulis novel ini.


An_neke

Malam dan Musik

Musik selalu bisa menjadi hal yang tidak akan habisnya untuk dinikmati. Musik juga selalu membawa kenangan di dalamnya selalu ikut serta.

Malam dan musik, adalah satu padanan yang sesuatu banget.

Di Jember ada radio yang tiap malam menyiarakan acara musik-musik masa lalu gt, dan acaranya sudah dari jaman dulu (jaman SMP, jaman SMA, kuliah) hingga berlanjut sampai sekarang.

Acara ini selalu mengingatkan aku akan teman-teman yang pas jaman dulu suka banget dengerin tuh acara, mbak Rohmah, Khul... Kalian adalah teman-teman yang selalu ngangenin dan selalu mengingatkanku akan musik-musik yang kalian sukai. Miss u

Dan demikianlah seterusnya, malam dan musik adalah sesuatu bagian yang tak terpisahkan dalam menggambarkan suatu yang bernama kenangan.

Musik selalu bisa menjadi suatu yang membingkai kenangan-kenangan itu dalam suatu album, dan membawanya turut serta, ketika kita mendengarkan musik itu seolah kita telah membuka kembali album-album itu---> seperti seoalh kita dibawa kembali ke masa itu.

Musik selalu tak lekang oleh waktu. Dan malam selalu melengkapinya dalam bingkai kenanganku.
An_neke

Sunday, 27 October 2013

Cerita Buku "Sang Pemimpi

Siang-siang gini enaknya ngapain???? Paling enak sichhhh kipas-kipas sambil nyruput es degan... Duchhh segernya, tapi lagi pengen melawan kebosanan dengan cerita buku. Cerita bagaimana perjalanan buku ini sampai di tanganku, dan sebagian isi buku sehingga menjadi sangat menarik nich buku.

Perjalanan awal aku mengenal sang penulis, Andrea Hirata, adalah ketika sahabatku dapat tugas kuliah ngresensi buku Laskat Pelangi. Katanya buku itu sangat fenomenal, berhubung aku sudah lama gak sambang ke perpus, jadi dech gak tahu buku lagi booming atau enggak. Karena tuh buku mampang terus pindah-pindah dari sudut kamar ke sudut-sudut lain, akhirnya ku putuskan untuk ikut membaca juga. Eh dari situ, jadi suka banget sama novelnya Andrea. Nah, dari situlah mulai cari tahu tentang buku-bukunya.

Waktu itu masih jadi mahasiswa, tahu sendirilah, mahasiswa biasa kalau mau beli buku, apalagi novel-novel gitu, nunggunya lama banget, pertama nunggu uang terkumpul, setelah terkumpul, kalau akan nyari diskonan, atau nunggu ada bazar, dimana buku dijual dengan disertai diskon.

Ketika ada bazar, langsung lah, ngebet ingin mengeunjungi di sela kesibukan ngerjakan tugas, setalh keliling nyari buku, akhirnya berhenti di stand novel-novelnya Andrea ini. Sempet bingung pengen beli yang mana, antara Edensor dan Sang Pemimpi. Edensor, isinya tentang petualangan Mas Andrea ini selama di Eropa (pernah baca punya teman) dan isinya sangat-sangat menakjubkan. Nah, kalau Sang Pemimpi ini belum pernah baca ketika itu. Setelah mempertimbangan dengan matang, akhirnya ku putuskan untuk membeli buku Sang Pemimpi, dengan harapan pengen tahu isinya, juga dengan harapan insyaAlloh suatu hari nanti pengen beli saudaranya juga si "Edensor".

Ya begitulah cerita bagaimana buku ini akhirnya sampai di tanganku. Ku beli di hari Selasa, tanggal 06-Mei-2008.

An_neke

Saturday, 19 October 2013

Renungan "Surga"

Jaminan masuk surga...???

Siapakah yang bisa menjamin seseorang masuk surga???

Tak ada satupun makhluk di alam semesta ini yang menjamin seseorang masuk surga, karena semua itu hak Alloh...

Maka kita makhluknya hanya bisa berusaha melakukan yang terbaik sesuai dengan perintah Nya, dan menjauhi larangan Nya. Namun begitu, sudah sepatuh bagaimanapun kita tetap tidak bisa menyombongkan diri bahwa kita akan berada di surganya.

Jadi ingat lirik lagu...

"Jika surga dan neraka tak pernah ada, masihkah Kau bersujud pada Nya."

Nah, lalu...

Keikhlasan akan ridho Nya lah pada akhirnya yang kita cari.

Saat aku duduk di bangku SD, Pak Guruku pernah bertanya padaku, "untuk apa kamu beribadah?sholat, zakat, puasa, dll". Aku dengan bangga dan pede nya menjawab, "untuk dapat pahala, kan katanya klo di akhirat itu akan ditimbang tuh pahala dan dosa kita, klo beratan pahalanya kan bisa masuk surga."

Pak Guru ku kemudian berkata, "mungkin jawabanmu sekarang itu, tapi suatu hari nanti kamu akan tahu, bukan itu jawabannya." Dan Pak Guru tidak melanjutkan penjelasannya, dan meninggalkan aku dengan penuh tanda tanya, pertanyaan itu terus ku bawa hingga aku berada pada usia dimana akhirnya aku bisa memahami maksud jawaban dan penjelasan Pak Guruku itu.


An_neke

Wednesday, 16 October 2013

Kisah dari Ibadah Haji

Tadi malam lihat "Hitam Putih" di trans7, pas edisi spesial Idul Adha. Salah satu tamunya Inneke Koesherawati, yang menceritakan tentang pengalamannya ketika melaksanakan ibadah haji. Denger kisahnya, jadi pengen bisa melaksakan ibadah haji. SubhanaAlloh... Begitu menakjubkan mendengar kisahnya.

Mbak Inneke bercerita tentang bagaimana kita harus bersabar dalam menjalankan ibadah haji. Karena ia sangat gak sabaran, pernah saat masuk ke dalam WC ia menyemprotkan parfum, tp malah mental parfumnya, aneh sekali kan??? Nah pas sudah berada jauh dari WC pun, ia malah tetep mencium bau WC tersebut, padahal teman-teman serombongannya gak ada yang mencium bau WC tersebut. Dan seketika itu ia langsung beristighfar, memohon ampun kepada Alloh atas ketidaksabarannya itu. Itu kisah dari hal yang kurang baik yang dilakukannya. Dan masih kisah yang tidak kalah menakjubkan berikutnya.

Sewaktu Mbak Inneke ini menunggu datangnya sholat ashar sehabis dhuhur, ia duduk di tempatnya sholat, karena takut gak dapat tempat lagi ketika sholat ashar. Nah, tiba-tiba ia lapar, dan dalam hati berkata, "Ya Alloh, seandainya ada korma pasti enak," nah belum selesai mengucapkan do'a itu, orang dibelakanya ada yang menawarinya kurma. SUBHANALLOH... Sehabis itu karena merasa takjub ia ingin mengetes kembali do'anya, " klo ada air putih sehabis makan korma pasti enak," kurang lebih begitu isi do'a nya, dan seketika orang di belakangnya menawarinya air putih. SUBHANAlloh...

Pergi ke tanah suci seakan merasakan keajaiban-kejaiban dan Karunia Alloh yang sangat menakjubkan secara langsung, bukan berarti kalau gak kesana gak bisa merasakan kejaiban dan karunia Alloh secara langsung, tapi kata orang yang sudah pernah ke tanah suci, ketika berada di sana seakan bisa merasakan akibat langsung dari apa yang kita lakukan, dan banyak hal yang menakjubkan dan gak masuk akal terjadi. Dan itu telah dirasakan oleh banyak orang yang telah pergi ke tanah suci.

Aku juga pernah dengar cerita, seseorang yang merasa sudah sangat mengenal jalan dari Ka'bah ke tempat menginapnya dan yakin kalu gak bakal nyasar, eh ternyata malah nyasar.

Masih banyak tentunya kisah menakjubkan lainnya yang terjadi saat orang berada di Rumah Alloh... Semoga bisa menjadi salah satu hambanya yang dipanggil ke Baitulloh untuk menunaikan Haji... Aamiin...
An_neke

Tuesday, 15 October 2013

Belajar Lagi... (Lanjutan)

Ini masih tentang do'a, dari kisah yang ust. Yusuf Mansur ceritakan. Ada seseorang yang meninggal pada usia 70 tahun, dan pada usia itu ia baru mengenal masjid, sholat, dan kebaikan kebaikan lainnya. Selama 69 tahun hidupnya dekat dengan maksiat. Tapi pada akhir hidupnya khusnul khotimah. Tetangganya yang mengenalnya bercerita kalau semua itu karena do'a ibunya, yang telah meninggal ketika berusia 56 tahun. Ibunya selalu berdo'a semoga anaknya ini bisa menjadi anak yang sholehah. Dan pada akhirnya anaknya benar-benar bisa meninggal dalam keadaan khusnul khotimah. SUBHANALLAH...

Dan dengan kisah ini kita bisa mengambil pelajaran, bahwa do'a mempunyai kekuatan yang sangat besar dalam hidup kita makhluk Alloh.

Do'a adalah senjata kaum Muslim... Karena itu jangan pernah putus asa untuk berdo'a dalam hal apapun.
An_neke

Belajar lagi

SUBHANALLAH...

Pagi-pagi nemenin Nay, putriku tercinta liat tv, pas pertama nyalain chanelnya pas antv, saat bersamaan dengan acara Wisata Hati nya ust. Yusuf Mansur.

Ingin menuliskan hal-hal yang berkesan dari pengajian ust. Pagi ini. Tentang kita yang tidak boleh berputus asa dalam berdo'a kepada siapapun, kepada anak kita, suami/istri kita.

Anak mungkin dalam perjalanannya akan ke kanan atau ke kiri, dan do'a orang tualah yang pada akhirnya akan mengembalikannya ke jalan yang sebenarnya, begitu pula do'a kita kepada orang tua, suami/istri, dan saudara-saudara kita.

Diibaratkan do'a itu adlah tali yang menghubungkan kita pada sesuatu yang baik, maka ke manapun kita pergi tali itu kemudian tetap membawa kita kepada kebaikan.

Intinya, pelajaran yang dapat saya petik adalah jangan pernah berhenti berdo'a.


An_neke

Tuesday, 8 October 2013

Ada Beberap Hal yang Sulit Menyelipkan Kebohongan di Dalamnya

Waktu itu sempet iseng-iseng baca status fb teman-teman. Terus ada yang bikin sedikit menggelitik statusnya. Dalam status itu seseorang menulis "jika ia tersinggung ketika ditanyai sesuatu yang katanya dia gak begitu." Nah dalm tulisannya jelas dia merasa terusik dengan orang-orang yang menanyai perihal apa yang menurut orang ia lakukan. Padahal kalau memang ia gak melakukan kan mudah saja bilang gak, beres... Gak usah dibarengi tersinggung di belakanya.

Dan dari situ justru bisa terbaca bahwa sebenarnya ia menggambarkan secara jelas bahwa ia melakukan hal yang seperti ditanyakan orang-orang di sekitarnya.

Mungkin ada yang gak paham dengan maksud tulisan di atas, tapi tentu saya tidak bisa menggambarkan kejadian aslinya.
Sebagai contoh:

Seorang siswa mendapat nilai bagus, kemudian teman sebangkunya tanya, wah nilai kamu bagus nyontek dimana??? Menurut saya kalau dia benar-benar gak nyontek, ya jawab saja, "saya gak nyontek, tapi tadi malam kebetulan belajar keras biar nilainya bagus." Dan mungkin jika ada teman lain yang tanya jawabnnya juga begitu. Tapi, satu hal dia jelas menjawabnya dengan tenang karena dia bener-bener gak nyontek.

Nah, beda ceritanya jika dia nutup2i kalau dia nyontek, gak mau ketahuan kalau dia nyontek, pasti ia berusaha mati-matian bilang kalu dia gak nyontek... Dan di belakanya selalu dibarengi dengan sesuatu yang bernaman emosi.

Orang sichhh gak banyak tahu mungkin, ada suatu hal yang sebenarnya kita tidak bisa berbohong di dalamnya, yaitu TULISAN. Jika, grafologi bisa membaca karakter orang lewat jenis, ukuran, ketebalan, dll lewat tulisan. Maka, kita pun sebnarnya bisa tahu seseorang lewat apa yang ditulisnya.

Maka, dari itu tulislah apa yang ingin kamu tulis, sekalian belajar untuk menganalisa diri sendiri.

Selamat siang ^^
An_neke

Monday, 7 October 2013

Memulai...

Hari kesekian kalinya yang hampir dipenuhi dengan sesuatu yang bernama kemalasan, lebih spesifiknya lagi kemalasan menulis.

Penyebab pastinya belum terdeteksi, tapi mungkin karena sibuk nyiapin buat test cpns salah satu alasannya. Berkutat dengan soal, yang banyak ku tinggalkan di belakang, alias soal jaman dulu pas sma, membuat kepala cukup cenat cenut mereview lagi apa yang sudah ada di belakang dan sudah lebih banyak dilupakan itu.

Mungkin ada juga yang tidak perlu repot-repot menyiapkan ujian cpns itu, sebagian dengan alasan kalau sudah rejekinya pasti ngena, dan sebagian lagi mungkin merasa belajar gak belajar gak banyak pengaruhnya.

Tapi karena sadar akan kemampuanku, yang jauh dari kata "jenius" maka aku memutuskan memilih jalan belajar semaksimal mungkin, meski tahu bahwa hasilnya nanti belum pasti keterima, tetep ikhtiar dengan belajar menjadi sesuatu yang utama.

Akhirnya cukup sekian, fase "memulai" kembali menulis telah terlewati, sebagai bukti ya tentu tulisan ini.

Ingat kata orang bijak, " usaha memang tidak menjamin kamu untuk berhasil, tetapi tidak berusaha menjamin kamu untuk gagal". Itu artinya "belajar mungkin tidak menjamin kamu lulus test cpns, tapi tidak belajar pastilah membuka peluang lebih besar untukmu gagal.

Keep Spirit & Smile

Selamat berjuang para pejuang Test CPNS an ^^
An_neke

Friday, 4 October 2013

Mari Belajar

Lagi musimnya cpns an, ayuuuukkkk semangat belajar buat test, yang berminat mengikuti test.

Ikut test CPNS merupakan hal yang bisa disebut sesuatu banget. Banyak banget ujian yang harus dilalui, selain test di hari H nya nanti. Dari penantian panjang ngurusi legalisiran KK dan KTP, sampai antrean panjang saat pendaftaran. Dan perjalanan panjang itu harus juga dibarengi dengan keikhlasan apabila nanti saat pengumuman tidak masuk daftar dari peserta yang lolos. Dan pasti semua itu mengetest apa yang disebut dengan kesabaran. Bagaimana tidak???? Jika perjalanan yang sangat panjang, yang menguras tenaga, pikiran, juga kesabaran, itu tidak selalu berbuah manis, meski juga tidak selalu terasa pahit ^^.


An_neke

Jangan Sekali-Kali tidak Tidur Seharian

Jangan sekali-kali tidak tidur, terlebih seharian penuh...

Akan ku bagi pengalamanku, beberapa hari yang lalu.

Seperti biasa pagi, siang, sore, sampai anak tidur, yang biasanya malam hari, waktu untuk ikut terlelap amatlah sangat terbatas, karena aku suka baca kadang waktu anakku bubuk, aku smpatakan untuk sedikit membaca.

Karena bacanya terlalu asyik sampai gak nyadar disamperin sama yang namanya pagi, lalu bergegas untuk pergi tidur saat jarum jam pendek menunjukkan angka 3. Dan saat itu, adalah saat anak mulai rewel dalam fase mau bangun, jadi lengkap dechhhh... Serasa seharian gak tidur.


Dan tahu apa effek nya??? Adalah ngantuk sepanjang hari itu, bahkan sampai malam berikutnya datang rasa kantuk tak kunjung ilang. Hmmmm... Padahal jika saja aku tidur beberapa jam malam itu maka seharian gak akan muncul tuh yang dinamakan rasa ngantuk.


Karena itu jangan sekali-kali tidak tidur, dan selalu luangkan waktu untuk istirahat.

An_neke

Thursday, 3 October 2013

Keterbatasan

Dalam hidupp kita pastinya banyak menemui banyak hal yang berkaitan dengan sesuatu yang disebut keterbatasan.

Seperti beberap hari ini, keterbatasan saya mengheandle waktu, menjadikan semuanya jadi gak biasa, yang biasanya hampir bisa nulis tiap hari, malah mangkir, dan asyik sendiri dengan dunia "mangkir" itu. Dengan berjuta alasan itu menjadikan terlalu asyik mangkir dan gak terlalu mood untuk menulis.

Yah, itu mungkin salah satu gambaran keterbatasan, keterbatasan mengatur mmod nulis salah satunya. Tapi, apapun bentuk keterbatasan itu tidak menjadikan penghalang untuk kita semangat menulis, walau tulisannya pasti geje abisssss.
An_neke