Monday, 11 November 2013

Film yang Menakjubkan (KunFayakun)

Pernah liat film yang judulnya "KunFayakun", aku ingin menulis betapa menakjubkannya pesan dalam film ini, ingin menuliskan dengan versiku sendiri tentunya.

Nonton film ini sejak zaman kuliah, film ini mungkin sudah ada sejak zaman sekolah.

Bener-bener menakjubkan film ini.

Menceritakan tentang kehidupan keluarga yang sangat pas-pas an. Ayah yang seorang penjual kaca keliling yang tak jarang mengalami hal tidak diinginkan ketika berjualan, sehingga membuatnya pulang membawa uang dalam jumlah kecil atau bahkan tidak membawa sepeserpun uang. Karena itu, tak jarang sang Ibu meminjam beras ke tetangga. Bahkan terkadang tetangga gak meminjaminya karena sering pinjam.

Hingga suatu hari Sang Ayah berkata, ini kata-kata yang isinya masih kuingat jelas,"Bu, anak-anak, kita telah berikhtiar semampu kita selama ini, mari kita tingkatkan ikhtiar kita supaya keadaan kita bertambah baik, saudara kita juga tidak bisa kita mintain tolong, tetangga kita juga, karena itu mari kita berikhtiar lebih kepada Alloh, kita lebihkan ibadah kita, sholat wajib kita penuhi, kita tambahi sholat-sholat sunnah, hanya meningkatkan ikhtiar ini yang dapat kita lakukan sekarang". (Kurang lebih begitu isinya, seingatku). Dan seluruh keluarga mulai melakukan ikhtiarnya kepada Alloh, dan SubhanaAlloh (KunFayakun) tidak berpa lama setelah itu ada yang nawari Sang Bapak untuk bekerjasama membuka toko kaca yang besar.

Ingat sekali adegan Sang Ibu waktu memotong pita peresmian pembukaan toko kacanya, ia ingat saat ia lapar dan memakan butir-butir nasi dari wadahnya, karena nasinya telah habis dimakan suami dan anak-anaknya (ia mendahulukan suami dan anak-anaknya ketika makan, baru makan setelah semuanya makan).

Film ini sangat mengena banget pesannya, mengingatkan kita tentang bagaimana kemudian segala sesuatu kita kembalikan lagi kepada Alloh, Yang Memberi Hidup, Yang Maha Memberi Rizqi, karena hal apapun di dunia ini gak ada yang mustahil bagi Alloh untuk terjadi. Kun Fayakun.
An_neke

No comments:

Post a Comment