Saturday, 22 March 2014

"Sang Pemimpi" : Buku, Film, dan Cerita

Buku Sang Pemimpi adalah buku Andrea Hirata yang berhasil kubeli saat masih kuliah, saat membelinyapun sebenarnya sempat bingung milih antara "Edensor" atau "Sang Pemimpi", karena "Edensor" sudah pernah baca punya teman, akhirnya saya memutuskan untuk membeli buku "Sang Pemimpi", dengan harapan mungkin saya bisa jadi salah seorang dari orang-orang yang bisa terus memeluk mimpi-mimpinya. Aamiin...

Film "Sang Pemimpi" adalah salah satu film Indonesia yang sangat berkesan(memberikan kesan yang sangat dalam juga pesan moral yang sangat mengena). Sebelumnya sudah pernah nonton Laskar pelangi, yang di dalamnya kita akan temui banyak anak luar biasanya, seperti Lintang dan si ajaib Mahar. Maka di Sang Pemimpi kita akan dipertemuka dengan Sang Maestro Mimpi "Arai", dia juga adalah tokoh fovoritku di buku dan juga film "Sang Pemimpi".

Nah, sekarang sedikit cerita tentang beberap bagian di "Sang Pemimpi" yang menjadi titik balik seorang Ikal, yaitu saat dia hampir putus asa dengan mimpi-mimpinya, tapi kearifan ayahnya yang hanya diam saja ketika ia turun peringkat, membuat hatinya sendiri terluka dan menyadarkannya untuk tidak akan pernah lagi melepaskan mimpi-mimpinya. Ini adalah moment yang sangat berkesan dari buku juga filmya.

Demikian sedikit tulisan saya tentang buku juga film "Sang Pemimpi".

Andrea Hirata telah berhasil menciptakan keabadiannya dalam setiap "tulisan-tulisan" nya. Aku ingat seorang temanku pernah berkata, "kita bisa menyimpan keabadian-keabadian dalam tulisan, entah itu cerita atau catatan, karena konon katanya tulisan adalah suatu yang abadi*."

*abadi dalam artian waktu yang sangat lama, hingga sulit membayangkannya, dan dalam arti sesunggunya keabadian tetaplah Milik-Nya, Alloh SWT.

Maaf kalau ada salah-salah kata.

Sumber Gambar: www.google.com

AnaNM ^_^

No comments:

Post a Comment