Monday, 30 June 2014

Lagi-lagi ^^

akhirnya bisa juga belajar mengganti templatenya blog. Senengnya gak
bisa digambarkan dengan kata-kata. Satu tahap belajar ngeblog telah
terlewati, dan tahap-tahap berikutnya masih terbentang jelas di depan
mata, menunggu untuk segera ku singgahi dan pahami lagi ^^.

Tapi, sekali lagi, gak boleh terlena dengan hal-hal semacam edit
mengedit lalu melupakan tujuan menulis blog yang utama.

Semangat ngeblog lagi ^^.

Wednesday, 25 June 2014

Wayang Kulit

Wayang kulit adalah salah satu kesenian tradisional bangsa kita. Di beberapa stasiun tv lokal masih ada yang nayangin acara wayang, kalau di tv-tv nasional sepertinya masih jarang.

Wayang harusnya di lestarikan, karena di jaman sekarang aku jarang sekali nemuin acara wayang live di depan mata. Tidak seperti saat aku masih kecil, tinggal di desa membuatku sering sekali nemuin acara-acara Wayang ini, apalagi kalau musim nikahan dan khitanan, bisa bergilir antar kampung. Dan acaranya di jamin membludak. Ya jaman itu, tv masih belum sebanyak sekarang yang punya, jadi ketika ada hiburan live seperti wayang di jamin banyak sekali pengunjungnya. Wayang adalah kesenian tradisional yang memang sudah akrab di masyarakat kita terutama jaman mbah-mbah kita.

Jaman sekarang wayang sepertinya semakin sepi peminat, mungkin salah satu sebabnya ya ketika menonton gak tahu ceritanya, karena mbah-mbah kita gak marisi cerita soalnya sudah jarang sekali ada pementasan wayang akhir-akhir ini.

Ya, semoga ke depan kesenian wayang kulit bisa bangkit lagi, bisa dikenal lagi oleh masyarakat seperti saat jaya-jayanya dulu. Semoga, banyak regenerasi calon dalangnya, juga bertambah banyak para peminatnya.


Anum

Monday, 23 June 2014

Membuat Cilok

Tahu cilok? Yang belum tahu ayuk mampir ke Jember, banyak cilok di sini... Cilok itu seperti bakso bulet kecil-kecil, kalau makan pakai bumbu kacang plus kecap dan sambel lombok, maknyussss... Lezatnyo tiada tara... Gak da duanya, maklum salah satu penggemar berat cilok. Kalau di jember banyak banget cilok enak, mulai dari cilok yang mangkal, sampai cilok yang keliling dan kebetulan lewat depan rumah, banyak yang uenak-uenak... ^^ salah satu yang paling favorit adalah cilok mama, yang biasanya ada di depan masjid jami'.

Oh iya, kembali ke acara membuat cilok. Jadi ceritanya begini, waktu pulang ke ambulu jarang banget nemuin tuh pak cilok, padahal biasanya banyak, karena anak sekolah libur mungkin jadi pak ciloknya gak lewat, ada sich yang mangkal tapi jauh, adanya di pasar desa yang jauh dari rumah. Saking kepengennya cilok akhirnya aku buat cilok sendiri di rumah, dengan kemampuan seadanya dan resep yang dikira-kira jadilah cilok rasa kanji ^^, ya si koki pembuatnya yaitu aku, salah perkiraan dalam mencampurkan bahan-bahan. Aku mencampur tepung kanji dan terigu dengan komposisi yang sama, jadilah kanji yang mendominasi, ini bisa dibuat pembelajaran bagi siapa saja yang pertama kali membuat cilok, yaitu tepung terigunya harus lebih banyak dari terigu.

Bingung buat bumbu ciloknya, mudah saja, lagi-lagi dikira-kira, pakai garam sama bawang putih dan sedikit merica bubuk, tambahkan sledri kalau ada dan bawang daun, campur semuanya, terus dicetak bulet-bulet masukkan dalam air mendidih sampai matang. Oh iya kalau ada daging bisa juga campurkan daging ke dalam adonan cilok, rasanya pasti ueennnaaaakkkk.


Anum

Sunday, 22 June 2014

Nay dan Anak Ayamnya

Tadi pagi, kami (aku, suami, dan putri kecilku, Naylinl) jalan-jalan ke alun-alun dan melihat komunitas pecinta musang dan luwak yang ada di sana bersama hewan piaraannya itu. Putri kecilku sangat terpesona sama si musang yang menurutnya mungkin lucu banget, ayahnya disuruh gendong tuh musang. Tapi, Nay sendiri takut gak mau turun nyamperin tuh musang.
Karena sudah siang aku dan suami memutuskan untuk pulang, Nay gak mau dan bersikerasa melihat hewan-hewan tadi, di perjalanan pulang ia masih terus ngambek.

Sebelum pulang ke rumah, kami mampir ke pasar untuk belanja, dan parkir sepeda suamiku bedekatan dengan penjual anak ayam warna-warni, seketika ilang sudah ngambeknya Nay. Nay dan ayahnya membeli ayam itu.

Nyampek di rumah bener-bener tuh ayam disayang-sayang sama Nay, digendongi kayak bonekanya, katanya sakit ayamnya, tp sepertinya ayamnya pengen turun dari gendongannya Nay, karena dibawa kemana-mana sambil digendong jadi lemes ayamnya.
Setelah capek ngurus ayamnya, dikasi makan dan lain-lain akhire tuh ayam dikembalikan ke tempatnya. Dan bubuk siang Nay. Waktu bangun Nay masih nyariin ayamnya, sampai sore ia bermain dengan ayamnya.


Anum

Saturday, 21 June 2014

Posting Tulisan Lagi ^^

Alhamdulillah... Bisa kembali posting tulisan di blog ini, karena emailnya sudah bisa kembali lagi. Semoga gak bermasalah lagi hpnya, dan sring posting meski jumlah pengunjung gak banyak, bahkan hampir nyaris gak ada.


Anum

Tuesday, 17 June 2014

Dengerin Musik

Entah berapa lama aku gak posting tulisan di blog ini, yang jelas sepertinya lumayan lama.

Malam, dengerin musik, nonton vidoe klip, hmmmm... Seperti bernostalgia rasanya, terlebih jika lagu itu punyanya Letto, band favoritku. ^^ lengkaplah moment untuk bernostalgia, nostalgia pertama suka sama lagu-lagunya Letto. ^^

Anum

Letto - Senyumanmu

Indah matamu
Gerai rambutmu
Menunjukkan itulah keindahan
Yang memberikan bentuk senyuman
Sebentuk usapan kepada hati

Sinar wajahmu,
Lembut katamu,
Sepertinya mampu
Menggubah dunia,
Yang begitu hampa,
Semuanya sirna tanpa cinta

Ku temukan arti kerinduan
Dan ku mengerti yang ku cari

Reff:
Oh bukanlah cantikmu yang ku cari
Bukanlah itu yang aku nanti
Tetapi ketulusan hati yang abadi

Ku tahu mawar tak seindah dirimu
Awan tak seteduh tatapanmu
Tetapi, kau tahu yang ku tunggu
Hanyalah senyumanmu

Sinar wajahmu,
Lembut katamu,
Sepertinya mampu
Menggubah dunia,
Yang begitu hampa,
Semuanya sirna tanpa cinta

Ku temukan arti kerinduan,
Dan ku mengerti yang ku cari

Back to reff


Anum

Wednesday, 4 June 2014

Pindah Sementara

Karena ada masalah teknis.... Sementara update blognya pindah ke anaanum.wordpress.com  ^^. Terima kasih :)