Tuesday, 30 September 2014

Sinopis Jodha Akbar Episode 62

Berita kemenangan Jalal sudah tersebar, juga berita tentang terlukanya Bhagwandas kakak Jodha, serta berita gugurnya pangeran Sujanpur, calon adik ipar Jodha, Jodha merasa sedih mendengarnya.

Saat tiba di Agra, Jalal disambut oleh rakyat juga seluruh penghuni istana. Ratu Hamida sadih melihat luka-luka di tubuh Jalal, tapi Jalal malah merasa bangga dengan luka-luka itu, karena mendapatkan luka dalam perang adalah hal yang biasa. Ratu Hamida juga sedih melihat saudara Jodha terluka, dan ia segera memanggil tabib istana untuk mengobati Jalal juga kakak Jodha. Jodha hanya bisa melihat itu semua dari kamar tempat ia ditahan, karena memang ia tidak bisa meninggalkan kamarnya tanpa ijin dan perintah Jalal.

...............................

Jodha mendatangi kakaknya yang sedang terluka, ia sangat bersedih, dan merasa itu semua adalah karena kesalahannya karena dulu ia setuju untuk menikah dengan Jalal, dan semua jadi seperti sekarang, kakaknya terluka dalam perang, juga adiknya batal menikah, karena calon suaminya gugur dalam peperangan, padahal sangat sulit mencari calon pengantin untuk putri Amer pasca Jodha menikah dengan Jalal (banyak kerajaan yang membenci Amer karena telah mau menjadi bagian dari kerjaan Mugal). Jodha menyalahkan Jalal, karena telah membunuh calon suami adiknya, tapi Bhagwandas malah bilang bahwa bukan Jalal yang membunuh pangeran Sujanpur, tapi ia memang gugur dalam pertempuran.

Saking sakit hatinya, bahkan Jodha mau mengutuk Jalal, tapi dicegah oleh kakaknya, karena seorang istri tidak boleh mengutuk suaminya dalam keadaan apapun, itu adalah tradisi keluarga Jodha. Karena merasa tidak bisa berbuat apa-apa untuk melindungi keluarganya, sampai keluarganya mengalami banyak penderitaan karena Jalal, akhirnya Jodha menemui Jalal.

.......................

Jodha pergi ke kamar Jalal tanpa sepengetahuan pengawal. Ia menemui jalal saat Jalal sedang mandi, dengan marah Jalal menghampiri Jodha, menanyai ada hal penting apa yang membuat Jodha berani menentang perintahnya untuk tidak keluar dari kamar. Tiba-tiba Jodha berbohong pada Jalal dengan mengakui pada Jalal kalau ia yang telah melakukan kejahatan sehingga membuat Ratu keguguran, karena ia
tidak ingin ada Ratu yang lebih berkuasa darinya, ia juga mengakui kalau itu semua hanya dia yang melakukakannya ayah atau saudaranya tidak ikut andil dalam konspirasi itu, karena itu Jodha meminta Jalal untuk segera membunuhnya, Jalal sangat marah dan segera mengambil pedang untuk dihunus pada Jodha, saat itu tiba-tiba Ratu Rukaiya menghalanginya hingga tangannya terluka karena memagang pedang itu, Ratu Rukaiya mengatakan bahwa tidak sepantasnya seorang wanita mendapat hukuman yang seperti itu, terlebih jika ia tidak bersalah. Jalal kaget, bukankah barusan Ratu Jodha sendiri yang mengakui kalau dia yang telah melakukakn kejahatan itu.

"Saat engkau berperang aku telah menyelidiki kasus ini dan menemukan bukti yang menunjukkan kalau pelakunya bukan Ratu Jodha, aku tidak tahu kenapa Ratu Jodha berbohong padamu, ia pasti memiliki alasan," karena Ratu Rukaiya ingin membicarakan masalah itu berdua saja dengan Jalal, Jodha meninggalkan kamar Jalal.

Rukaiya memberitahu pada Jalal bahwa kotak yang berisi racun yang telah membuatnya keguguran ditemukan di kamar Ratu Salima, istri Jalal yang lain. Rukaiya juga mengatakan bahwa banyak motif yang bisa menjadi alasan Ratu Salima melakukan itu, karena balas dendam atas kematian suaminya, atau ingin anaknya menjadi penerus Jalal jika Jalal tidak memiliki anak. Jalal terkejut, yang jelas bukan Ratu Jodha pelakunya kata Rukaiya, dan Ratu Jodha telah melakukan kebohongan di depan Jalal dengan mengakui kejahatan yang tidak dilakukannya, Jalal marah, dan segera menemui Jodha di kamarnya.

...........................

Di kamar Jodha masih penasaran kenapa Ratu Rukaiya yang selama ini sering menunjukkan kebencian padanya menolongnya saat Jalal akan menghukumnya dengan pedangnya.

Tidak lama setelah itu Jalal tiba di kamar Jodha, dengan kemarahan Jalal menemui Jodha, Jalal berkata beraninya seseorang berbohong dengan Raja Jalal, dengan tegas Jodha menjawab kalau ia memang berbohong. Karena memang selama ini ia merasa hidupnya sudah menjadi permainan Jalal, bagaimana bisa seorang istri ditahan di rumah suaminya sendiri, penderitaan apa yang paling menyakitkan selain itu. Jalal seperti diingatkan atas segala perlakuaannya pada Jodha selama ini, meskipun ia menikah dengan Jodha atas dasar rasa benci, tidak seharusnya ia bersikap begitu pada pada Jodha, karena bagaimanapun ia punya tanggung jawab untuk memperlakukan Jodha sebagai seorang istri.

Bersambung...

Sumber gambar: jadiblog.com

by Anum

Sinopis Jodha Akbar Episode 61

Entah, beberapa hari ini tidak begitu bersemangat nulis ceritanya Jodha, bukan sudah gak seneng (karena masih sangat seneng browsing kalau ada kuota nganggur), tapi memang sekarang sedang berada pada episode-episode yang penuh dengan kebencian dan ketidakpercayaannya Jalal pada Jodha dan keluarganya, rasanya berat hati orang-orang baik diperlakukan begitu.


Tapi, nulis ini sebenarnya sebagai sarana belajar nulis, juga mengabadikan cerita drama yang aku sukai jadi memang harus tetep nulis, ya itung-itung untuk proyek nulis diri sendiri. Meski banyak kekurangan di sana-sini, tetep seneng dan enjoy nulis ini.

...............................


Sinopsis Jodha Akbar episode 61

Awal-awal gak nonton karena ada sedikit kendala teknis. Kalau dari streaming nonton » Ratu Rukaiya menemui laki-laki pembuat kotak, yang dipakai untuk wadah bahan yang mebuat Ratu keguguran, dan memintanya untuk memberitahu ciri-ciri orang yang membeli kotak darinya, ia hanya menjawab kalau orang itu memakai cadar. Dan penyelidikan berlanjut.

............................................

Berikut yang dari nonton di tv


Jalal bersama prajurut juga kakak-kakak Jodha berangkat ke Sujanpur, saat istirahat di perjalanan Jalal tiba-tiba diserang oleh prajurit Sujanpur, dalam kondisi belum siap Jalal sempat terdesak, hingga hampir terbunuh, tapi di saat-saat itu kakak-kakak Jodha menyelamatkan Jalal dari prajurit Sujanpur (padahal sebelumnya mereka dituduh telah bekerja sama dengan prajurit Sujanpur untuk penyerangan tiba-tiba itu, sekarang terbukti bahwa mereka benar-benar setia dan benar-benar melindungi Jalal). Kakak Jodha Bhagwandas bahkan menjadikan dirinya tameng saat ada anak panah yang ditujukan untuk Jalal, Bhagwandas terluka. "Kenapa kau melakukan ini." Tanya Jalal, "karena engkau adalah suami dari saudariku, sudah menjadi kewajiban kami untuk melindungimu."


Dengan tenaga dan pasukan yang kalah jumlah dengan pasukan Sujanpur Jalal tetap maju, ia yakin masih tetap bisa menang, beberapa prajurit Jalal bahkan gugur, saat di tengah perang Jalal kehausan, karena memang sebelumnya tanpa persiapan, tapi kakak Jodha Bhagwandas mengambilkannya air untuk minum, sekilas Jalal teringat perlakuannya yang tidak baik pada Bhagwandas saat menuduhnya sebagai pelaku kejahatan terhadap calon anaknya, dan kini saat perang Bhagwandas menunjukkan hal yang sebaliknya, Jalal bahkan mendapat balasan kebaikan yang tak pernah disangkanya.


Di medan perang pasukan Jalal akhirnya bisa mengalahkan pasukan dari kerajaan Sujanpur, bahkan pangeran Sujanpur yang akan menjadi suami Sukania, adik Jodha, pun gugur.

Di perjalalan pulang menuju Agra Jalal menjadi dilema, ia menjadi ragu menuduh Bhagwandas sebagai bagian dari konspirasi atas gugurnya calon bayinya, karena melihat bagaimana Bhagwandas juga saudara-saudara Jodha yang lain begitu setia padanya. Tapi, di sisi lain ia tidak punya bukti untuk tidak menuduh Bhagwandas.


Bersambung...


Sumber gambar: buken.org


by Anum

Monday, 29 September 2014

Lagu "That Women" di Malam ini

Serial drama secret garden kembali tayang di salah satu tv swasta Indonesia... ^^para penggemarnya pasti seneng banget (khusus bagi yang bisa nonton via tv), yang sudah punya DVD ato juga sering sambang (berkunjung) ke youtube mah sepertinya gak ngaruh sama yang disukai tayang di tv atau tidak. ^^


Meski aku gak nonton di tv (jarang, karena memang sangat sibuk » macak sibuk ^^), tapi tayangnya drama itu membuatku mengingat kembali saat aku sangat seneng banget nonton drama itu, sekitar setahun yang lalu aku nonton berkali-kali sampai hafal, Jo Won akan berjalan kemana, setelah adagan ini apa, Ra Im akan kemana setelah adegan ini, dll...


Drama ini pernah menjadi favoritku karena kisah cinta Jo Won dengan Ra Im yang tidak biasa, pertemuan yang tidak sengaja, dan takdir yang membuat mereka saling mengenal satu sama lain. Bagaimana seseorang yang awalnya tidak saling mengenal, bisa menjadi bagian dari satu sama lain...


Mendengar lagunya Baek Ji Young, That Woman, selalu ingat scane-scane drama yang sangat apik, karena lagu ini sering sekali jadi backsound scane-scane yang sangat berkesan...


Kangen "Secret Garden" kalau gini... Mendengarkan lagunya lumayan terobati ^^


by Anum

Saturday, 27 September 2014

Sinopsis Jodha Akbar Episode 60

Jalal mendatangi Ratu Rukaiya untuk memberitahu bahwa ia telah melakukan suatu hal yang pasti akan menyiksa dan menyakiti hati Jodha.

"Kenapa Kau menikahinya Jalal, jika kau sangat membencinya." Tanya Rukaiya setelah tahu Jalal membuat Jodha sedih karena memutuskan untuk berperang dengan kerajaan Sujanpur, Kerajaan yang menerima pinangan Sukaniya, adiknya Jodha.

"Karena Jodha adalah keinginanaku, setelah mendapatkannya itu berarti aku telah mendapatkan apa yang telah kuinginkan." (Parah mah Jalal, hidup orang kok jadi mainan, awas kena karma, jatuh cinta setengah mati sama Jodha nanti ^^)

...........................


Jalal mendatangi Jodha dan memberitahunya akan mengajak saudaranya dalam memerangi Sujanpur. Jodha sangat marah dengan Jalal, karena hal tersebut pasti sangat melukai hati ayahnya.


"Penderitaan apa yang paling menyakitkan bagi seorang ayah, selain menyaksikan putrinya batal menikah, kenapa kau lakukan itu padaku." Ratu Jodha meluapkan kemarahnnya pada Jalal, " Jika ingin melampiasakn dendammu maka silahkan lampiaskan saja padaku, jangan pada ayahku."


Jalal masih saja menyangka jika Jodhalah yang telah telah menyebabkan calon bayinya mati, jadi Jodha pantas menerima itu semua. Jalal ingin Jodha juga saudaranya merasakan rasa kehilangan juga kesedihan seperti yang mereka rasakan.


.........................................


Hari keberangkatan ke Sujanpur pun tiba, Jodha berpamitan pada ibunya, dan ibunya memintanya untuk terlebih dulu meminta do'a kepada istrinya Jodha, karena adat orang Rajpur biasanya sebelum berperang selalu mendo'akan kemenangan untuk suaminya. Jalal pun setuju dan sangat senang karena dengan begitu hati Jodha pasti akan tambah sakit.


Ayah Jodha berpesan kepada putra-putranya, kakak-kakak Jodha, supaya di dalam peperangan bisa terus melindungi Raja Jalal, karena Raja Jalal bukan hanya seorang raja, tapi ia juga adalah menantunya. Kakak-kakak Jodha berjanji pada ayahnya untuk melindungi Jalal di sana. (Betapa baik hatinya Jodha, ayah, serta saudaranya-saudaranya, diperlakukan dengan tidak baik di Agra pun tetep baik sama Jalal, tidak dendam, dll, hanya memang sedikit kecewa)


........................................


Jodha diijinkan keluar dari kamar tempat ia ditahan untuk mendo'akan Jalal sebelum ia berangkat perang. Jodha sempat ragu (karena masih kepikiran hati ayahnya, yang pasti paling sakit atas ini semua, perang dengan calon besannya). Tapi, ayahnya malah bilang, "sebagai seorang istri, engkau harus selalu mendukung keputusan yang diambil oleh suamimu." Dan akhirnya Jodha bersedia mendo'akan Jalal, "semoga engkau mendapat kemenangan, semoga engkau pulang dengan membawa kemenangan."


..............................


Episode ini ditutup dengan pertemuan Ratu Rukaiya dengan seorang pengrajin kotak, yang biasanya dipakai untuk tempat benda-benda berharga, pengrajin ini menemui ratu karena ia merasa kalau kotak yang ia buatlah yang dipakai untuk tempat racun yang diminum Ratu Rukaiya.(mungkin dari sini titik terang siapa pelaku sebenarnya akan bisa terungkap... Semoga...)


Bersambung....


by Anum

Sinopsis Jodha Akbar Episode 59

Ratu Rukaiya meminta semua orang di istana wanita untuk juga menyiapkan bukti bahwa mereka tidak bersalah, artinya semua orang akan dicurigai sebagai pelaku yang telah meracuni Ratu, bukan hanya Ratu Jodha. Jadi, penyelidikan dalam waktu 10 hari harus benar-benar berhasil menemukan pelaku yang sebenarnya.


......................

Raja Jalal menerima laporan bahwa ada rakyatnya yang diganggu oleh perampok hingga harus kehilangan anaknya (anaknya dibunuh oleh perampok itu). Merasakan kesedihan yang sama Jalal benar-benar ingin rakyatnya itu mendapatkan keadilan dengan menghukum perampok yang menyerangnya yang ternyata sarangnya ada di wilayah kerajaan Sujanpur, kerajaan yang akan melakukan pernikahan dengan adik Jodha, Sukania.


Raja Jalal menawari Raja Barmal untuk turut serta berperang, dan itu artinya Raja Barmal ada dalam dilema besar, membantu Jalal (menantunya) menyerang Sujanpur, yang berarti pernikahan putrinya batal. Atau tidak membantu Jalal, yang berarti melawan Jalal.


bersambung...

by Anum

Sinopsis Jodha Akbar Episode 58

Ayah Jodha, Raja Barmal datang ke Agra untuk menyampaikan kabar pernikahan anak perempuannya, Sukania, adik Jodha. Tapi alangkah terkejutnya ia saat tahu bahwa di Agra putrinya juga putra-putranya ditahan karena dituduh telah meracuni Ratu Rukaiya hingga keguguran.

Di episode ini Jalal benar-benar pengen melihat Jodha serta keluarganya tersiksa secara mental. Ayahnya pasti sangat menderita melihat anak-anaknya dihukum/ditahan. Dan yang paling menderita tentulah Jodha, yang tahu Jalal melakukan itu semua untuk melampiasakan kebencian juga dendamnya pada Jodha.


by Anum

Thursday, 25 September 2014

Es Dawet Ayu, Segernyooooo ^^

Cerita panjang ini bermula dari Bu Tini, tetangga dekat yang kemarin sore tiba-tiba datang dengan kejutan, tape ketan ^^. Dimanapun tape ketan pasangan yang paling cocok ya es dawet, es dawet ayu terlezat lah kalau dipasangin sama tuh tape ketan.


Jadilah sore itu keponakanku nyari es dawet, setelah menunggu, es dawet datang, batapa senang hatiku, langsung siap menyantap dan menikmati segernya es dawet yang dipadukan tape ketan, begitu bayangnku ^^. Tapi, ternyata kecewa yang ku dapat (sok puitis), karena es dawetnya bermasalah dengan rasanya, rasanya kecut (asem) yang menandakan kalau santannya mungkin sudah gak layak dimakan, kelamaan dari proses buatnya. Jadilah batal makan es dawet :(.

Siang ini usaha untuk menemukan es dawet yang maknyus berlanjut. Membeli di tempat biasa beli, meski lumayan jauh. Dan akhirnya bener-bener bisa menikmati es dawet ayu dan tape ketan, hmmmmm.... Segernyoooooo....



by Anum

Wednesday, 24 September 2014

Sinopsis Jodha Akbar Episode 57


Jalal akhirnya memutuskan untuk memberikan waktu pada Jodha dan saudaranya untuk memebuktikan bahwa mereka tidak bersalah, setelah sebelumnya diberi masukan oleh Ibunya juga penasehatnya, rasanya tidak adil seseorang dihukum tanpa pembelaan. Jodha dan saudaranya diberi waktu 10 hari, dan jika dalam 10 hari itu mereka tidak dapat membuktikan tuduhan terhadap mereka, maka mereka dianggap bersalah, dan Jalal akan membakar hidup-hidup jika terbukti mereka benar-benar bersalah.

...........................
Jalal masuk ke dalam kamar Ratu Rukaiya, dan meluapkan kekesalannya kenapa Ratu juga mendukung untuk memberikan waktu pada Jodha dan saudara-saudaranya, padahal Jalal sudah sangat yakin kalau mereka pelakunya.
Ratu Rukaiya ternyata mempunyai alasan tersendiri kenapa ia ingin masalah ini benar-benar diselediki lebih jauh. Ratu Rukaiya ingin benar-benar mengetahui siapa pelaku di balik konspirasi ini, karena sepertinya memang bukan Ratu Jodha pelakunya, karena sepertinya pelakunya benar-benar ingin Raja mugal tidak memiliki penerus, bahkan sebelum-sebelumnya pun sepertinya ada yang membuat istri-istri Jalal sulit mempunyai keturunan. Jadi, pelaku yang sebenarnya harus segera ditemukan dan diberi hukuman yang seberat-beratnya.

..................................

Saudara-saudara Jodha di kamarnya (menjadi tahanan rumah sampai 10 hari, Jodha juga kakak-kakaknya) berdiskusi kalau mereka tidak akan mendapat keadilan di sini, karena mereka merasa ada konspirasi di balik kejadian ini yang memang bertujuan menjatuhkan mereka di depan Raja Jalal, mereka mencurigai orang-orang yang mungkin terlibat, seperti:
»Adam khan, ia terlihat sangat tidak senang dengan bangsa Amer yang menjadi keluarga kerajaan Mugal sedari awal.
» Syarifuddin (yang juga adik ipar Raja), karena ialah yang telah berhasil mendapatkan Amer dalam perang, dengan mudahnya sang Raja membebaskan Amer, bahkan mejadikan Raja Amer mertuanya.
»Maham Anga, karena ia terlihat sangat tidak menyukai Jodha sejak awal mereka bertemu.
(Syarifuddin dan Adam Khan itu adalah anak Maham Anga)

Di kamar lain ternyata Maham Anga juga sedang menganalisa tentang siapa kemungkinan pelaku yang sebenarnya, dan isi pembicaraan mereka (tentang siapa yang mereka curigai) sama dengan apa yang dibicarakan kakak-kakak Jodha.

........................................

Ratu Hamida (Ibunya Jalal) menemui Jodha di kamar tempatnya ditahan, ia memberi semangat pada Jodha supaya Jodha tabah menghadapi ini semua, pelaku sebenarnya pasti tertangkap, ia juga meminta maaf atas sikap Jalal yang terkesan tidak adil di pengadilan.
Ratu Hamida juga menanyai Jodha apa yang membuatnya bersedih itu sikap Jalal, dan Jodha menjawab yang membuatnya sangat bersedih adalah Jalal meragukan sikap keibuannya Jodha dengan menuduh Jodha tega membunuh calon bayi Ratu Ruaiya, itulah yang membuatnya sangat bersedih.
Ratu Hamida juga menawarkan pada Jodha apa yang bisa dilakukaknnya untuk Jodha, dan Jodha punya satu permintaan untuk ada yang melakukan rutinitasnya menyalakan lilin di bawah kaki dewa Wisnu, Ratu Hamida pun mengatakan pada Jodha bahwa ia yang akan menyalakan lilinnya tiap hari menggantikan Jodha.
Jodha sangat merasa beruntung memiliki ibu mertua seperti Ratu Hamida.

.....................................

Seusai dari mengunjungi Jodha, Ratu Hamida langsung ke kamar Jodha untuk menyalakan lilin seperti janjinya pada Jodha.

Di luar kamar Jodha Jalal sudah menunggu, ia menegur ibunya kenapa ibunya menemui Jodha padahal sudah jelas di pengadilan siapapun yang ditahan (meski tahanan rumah) tidak boleh menemui siapapun. Ratu Hamida pun menjawab jika ia adalah Ibu Ratu, dan ia adalah ibunya Jalal serta ibu mertuanya Jodha, jadi ia bukan seperti orang-orang itu, tetapi jalal tetap tidak senang ibunya mengunjungi Jodha.

..................................
Jalal memberikan surat kepada Raja Barmal (ayah Jodha) untuk datang ke kerajaannya. Dan surat balasan dari Raja Barmal telah sampai yang isinya bahwa ia akan datang ke Agra untuk menyampaikan kabar gembira atas pernikahan adik Jodha, Sukania. Raja Barmal tidak tahu atas apa yang menimpa Jodha dan kakak-kakaknya di Agra, dan Jalal sengaja memang tidak memberitahunya...

.....................................

Preview episode 58 (nanti malam):
Raja Barmal terkejut atas apa yang menimpa putra putrinya di Angra, dan aku sangat tersentuh dengan kata-kata Raja Barmal kepada Jalal, "Kau mungkin menganggapku adalah ayah dari para penjahat, tapi di mataku Kau tetap menantuku." (Betapa baiknya hati ayah Jodha ini, ya kadang seorang yang masih muda (Jalal) melakukakan kesalahan, tapi meski begitu ia teteplah anak, yang harus terus diingatkan ketika salah, dan terus disayangi dalam keadaan apapun).

Yang membuat agak gregetan Maham Anga menertawakan apa yang terjadi antara Jalal dan ayah mertuanya itu.

Siap-siapa nonton nanti malam, di Antv pukul 20.30 WIB ya ^^ untuk lebih jelasnya.

Sumber gambar: bukusinopsis.blogspot.com

by Anum

























Monday, 22 September 2014

Jodha Akbar Episode 56



Ternyata memang berburuk sangka itu gak baik, setelah kemarin aku beburuk sangka dengan Maham Anga, ternyata beneran bukan Maham yang melakukan konspirasi menjebak Jodha dalam kasus keguguran yang di alami Rukaiya. Berikut cerita Jodha Akbar episode 56, diceritakan dengan bahasa dan tulisanku.


..................................

Maham Anga ternyata juga sangat terkejut dengan konspirasi yang menyebabkan Ratu Rukaiya keguguran. Ia sangat khawatir karena itu berarti ada yang terobsesi berkuasa selain dirinya. ia juga sangat bersedih atas hilangnya calon putera Jalal, karena ia sudah menyayangi Jalal seperti anaknya sendiri.


Jalal mendatangi kamar Jodha dan marah-marah serta menuding Jodha atas apa yang terjadi pada Rukaiya, Jalal juga memberitahu Jodha bahwa Jodha dan saudaranya akan dihukum seberat-beratnya atas apa yang telah terjadi pada Rukaiya. Padahal Jodha sudah akan menyangkal, tapi karena saking marahnya Jalal tidak menerima pembelaan Jodha. (Kasihan Jodha saat Jalal menyeret dan membanting sak'enak'e dewe... Sungguh pengen nangis Jodha diperlakukan seperti itu, Jalal menggunakan emosinya dalam masalah ini, padahal bukankah dalam mengadili harus mengesampingkan emosi agar bisa berlaku adil).

Pagi harinya Jodha beserta kakak-kakaknya diadili, bahkan tanpa pembelaan, Jalal memutuskan akan menghukum Jodah serta kakak-kakaknya dengan membakar mereka hidup-hidup, supaya bisa merasakan penderitaan yang dirasakan Jalal, begitu katanya (yeee... Gini wes lek emosi, Jalal yang biasanya adil, bersikap di luar nalar, kasihan Jodha gak ngerti opo-opo atas apa yang dituduhkan padanya).

Ratu hamida (ibunya Jalal) langsung berdiri, mengingatkan Jalal atas keputusannya yang terasa tidak adil (tanpa mendengarkan pembelaan atas terdakwa). Ratu Hamida pun bilang jika semua yang terjadi adalah konspirasi untuk menyingkirkan Ratu Jodha, seperti yang terjadi sebelumnya, saat Jodha memasaka makanan untuk Jalal dan rasanya sangat pedas, padahal sebelumnya telah dicicipi dan rasanya tidak pedas (kalau ini Maham Anga yang melakukan supaya masakan yang dimakan Jalal kepedesan dan Jodha dimarahi). Begitu pula sekarang, saat masuk ke dalam istana, sebelum kunyit itu diminum Ratu, bukanakan saat diperiksa kunyit itu sama sekali tidak bercampur tanaman yang menyebabkan keguguran itu. Berarti ada orang yang mencampur kunyit itu di dalam istana. Karena itulah Ratu Hamida meminta Jalal untuk menyelidiki kasus ini dengan sungguh-sungguh, supaya pelaku sebenarnya tertangkap.

Bersambung....

......................................

Sedikit catatan:
Sebelum berangkat ke pengadilan Jalal sempat diingatkan oleh Ratu Salima supaya tidak begitu saja menuduh Ratu Jodha, karena ia tahu Jodha sangat sayang dengan anak-anak, dan tidak mungkin melakukan itu. Tapi, karena sedang marah Jalal tidak mau mendengarkan perkataan Ratu Salima.

Episode ke depan sepertinya semakin seru...

Sumber gambar: azonerskaryamedia.blogspot.com
by Anum











Sinopis Jodha Akbar Episode 55

Seusai perayaan tiba-tiba Rukaiya merasa perutnya terasa sakit juga mual yang menyebabkan ia tidak enak makan. Ia memutuskan untuk istirahat, betapa terkejutnya ia saat bangun mendapati darahnya keluar banyak di tempatnya tidur. Seketika ia memanggil Jalal. Sebelumnya Jalal memang merasakan firasat tidak enak, yang membuatnya mengumpulkan ibu juga bibi-bibinya, tapi bibinya bilang kalau itu hanya perasaan kebahagiaan Jalal atas kehamilan Rukaiya.

Mengetahui kondisi Rukaiya lemah dengan darah di sekitarnya, Jalal memanggil tabib kerajaaan. Tabib itu bilang kalau Rukaiya keguguran, Jalal sangat terkejut sekaligus sedih sangat, karena ia merasa setelah mimpinya terkabul sejenak (ingin mempunyai anak), tapi mimpi itu hilang seketika, jika bisa ia rela menukar posisinya sebagai Raja dengan anugerah seorang anak.

Tabib itu juga memberitahu jika keguguran yang dialami Ratu Rukaila adalah keguguran yang dibuat oleh seseorang, karena penyebab kegururan ini adalah tanaman herba (kalau gak salah namanya) yang dicampurkan di makanan yang dimakan Ratu. Ia memeriksa makanan apa saja yang telah dimakan oleh Ratu Rukaila, dan Jalal langsung teringat dengan kunyit yang dibawa oleh saudara-saudara Jodha. Dan benar ternyata kunyit yang diminum Ratu Rukaila itu mengandung tanaman herba itu, Maham Anga yang mencoba kunyit itu dicampur dengan susu dan benar ia langsung tertidur (efek tanaman itu pada orang yang meminumnya adalah mengantuk, tapi jika diminum ibu hamil bisa langsung keguguran) dan bau mulutnya sama dengan bau mulut Ratu (bau tanaman herba itu), Jalal sangat marah mengetahui itu.


»» (analisa sedikit: padahal tuh kunyit sudah dicoba sewaktu kakak Jodha mau masuk ke istanan dan pelayan yang mencobanya gak menunjukkan effect apa-apa, yang berarti kunyit itu gak bercampur dengan apa-apa, ada seseorang di dalam istana yang kemudian mencampur kunyit itu dengan tanaman herba, dan pasti itu bukan Jodha. Iya kan??? Analisa dariku: mungkin ada hubungannya dengan percakapan Maham Anga dan Adam Khan sebelum perayaan itu).


Ratu Rukaila tahu kalau kegugurannya disebabkan oleh makanan yang ia makan yang telah dicampur oleh tanaman yang bisa menyebabkan kaguguran, dan itu adalah kunyit yang dibawa oleh saudara-saudara Jodha, ia sangat marah sekali, dan ia meminta pada Jalal agar menghukum siapapun yang melakukan itu dengan hukuman yang berat, sekalipun itu adalah Ratu Jodha.


Bersambung...

..................................


Preview episode 56 (nanti malam di ANTV:


Jalal benar-benar marah dengan Jodha juga kakak-kakaknya, ia ingin menghukum mereka semua gara-gara kunyit yang mereka bawa.... Selanjutnya, nonton nanti malam....


Akan kah Jodha juga kakak-kakaknya dihukum atas kesalahan yang tidak ia lakukan....????

Sumber gambar: bukusinopsis.blogspot.com


by Anum

Sunday, 21 September 2014

Pengalaman yang "Membanggakan"

Sudah beberapa waktu pertanyaan itu muncul di profil fb ku, "pengalaman apa yang Anda banggakan"... Sejenak aku "Mikiiirrrr... (Ngikutin gayanya Cak Lontong di iklan ^^)". Saat pertama baca pertanyaan itu aku masih belum menemukan apa itu... Terlalu banyak sichhhh... (Narsis ^^, padahal gak ada, semuanya terasa bisanya, atau bahkan misalnya membanggakan pun itu hanya menurutku saja) ^^.

Tapi, saat aku berhasil memasak yang masakan yang menurutku sulit, aku langsung menemukan apa hal yang "Anda banggakan itu". Ya, hal yang menurutku sangat membanggakan adalah saat aku berhasil memasak "Soto"... Karena memang aku belum mahir masak, berhasil memasak sesuatu yang baru itu adalah hal yang sangat membanggakan. ^^ rasanya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata saat sotoku kuahnya rasanya ueennaaakkk banget kyak di warung soto terkenal. ^^

Dan itulah salah satu cerita dari hal apa yang "Anda banggakan".^^


by Anum

Saturday, 20 September 2014

Hari ini dan Bunga ^^

Hari ini main ke sawah, nemuin bunga-bunga kecil yang sering tumbuh di antara rumput, dulu waktu pulang ngaji di TPQ sering nyari bunga ini di sepanjang jalan yang kulalui yang kebetulan di samping kanal. Dulu biasanya aku membuat bando-bando'an dengan merangkai bunga ini, jadi tadi aku iseng-iseng membuatkan bando untuk Nay, putri kecilku.

Tumbuh di antara rumput membuat bunga ini selalu tampak lain dari tumbuhan (rumput) di sekitarnya. Bunga-bunga ini selalu tumbuh dan mekar berkelompok, karena sangat indah aku teringat taman bunga daisy di film korea "Daisy", hanya saja sekarang musing kemarau jadi rumput-rumput di sekitar bunga itu jadi kering. Tapi, bunga-bunga itu tetap tampak indah. ^^



by Anum

Friday, 19 September 2014

Sinopsis Jodha Akbar Episode 54

Hari perayaan telah tiba, semua tamu telah hadir, tidak terkecuali kakak-kakak Jodha yang mewakili ayahnya yang tidak bisa hadir.

Semua tamu hadir, kecuali Adam Khan, putra Maham Anga, yang ternyata sedang marah-marah di kamarnya. Ia mengeluh banyak hal pada Maham Anga, tentang pengabdiannya selama ini, dan selalu jadi kedua di mata Maham Anga (Adam merasa begitu, karena hampir dalam seluruh hidupnya Maham Anga selalu menomersatukan Jalal dibanding dirinya). Ia ingin sesuatu yang buruk terjadi pada Jalal dan ia bisa berkuasa di kerajaan Mugal, tapi hadirnya pewaris membuat kemungkinan itu semakin tipis, karena selain mengabdikan diri untuk Jalal ia juga harus mengabdikan diri untuk putranya (ini membuat Maham Anga semakin bertekad untuk berbuat sesuatu pada kehamilan Rukaila).


Dalam perayaan semua tamu yang hadir memberikan hadiah. Begitu pula kakak-kakak Jodha, yang datang membawa ramuan yang baik untuk kesehatan bayi (dalam drama ini), semacam kunyit (ada nama indianya) yang cara minumnya dicampur dengan susu. Karena Jalal sangat suka dengan hadiah Jodha yang berupa sendok kecil (yang diperuntukkan untuk bayinya ketika lahir), maka Jalal memerintahkan Jodha untuk mengaduk ramuan itu. Maham Anga mengambilkan susu sesuai dengan perintah Jalal (mungkin susu ini sudah dimasuki racun, karena memang Maham Anga sangat tidak senang dengan kehamilan Ratu Rukaila).


Bersambung....


..........................................



Preview esok hari (episode 55):

Rukaila keguguran dan menyalahkan Jodha atas itu, bagaimanakah sikap Jalal??? Bagaimana Jodha atas tuduhan kepadanya itu???

Saksikan Jodha Akbar episode 55 esok hari ^^


by Anum

Sinopsis Jodha Akbar Episode 53



Atas kehamilan Ratu Rukaila, Jodha pun turut bahagia, dengan begitu janji ibu mertuanyanya untuk berjalan kaki ke Amer bisa dibatalkan, karena itu Jodha ingin mengucapkan selamat dan memberi hadiah pada Ratu Rukaila.
Di tempat Ratu Rukaila ternyata Jodha tidak mendapatkan perlakuan yang baik, Ratu Rukaila bahkan menyombongkan diri di depan Jodha karena ia akan menjadi seorang Ibu Ratu (posisi tertinggi di istana setelah Raja), Ratu Rukaila menyangka bahwa Jodha iri atas kehamilannya. Padahal Jodha sama sekali tidak iri juga tidak menginginkan posisi Ibu Ratu, tujuan Jodha datang pada Ratu Rukaila itu adalah benar-benar tulus menyampaikan turut bahagiaanya dia atas kehamilan Ratu Rukaila.


---------------------------------------------------

Ibu Ratu (ibunya Jalal) pun sangat bahagia atas kehamilan Ratu Rukaila, ia ingin berterima kasih pada Jodha, karena sejak kedatangannya sepertinya istananya selalu mendapatkan keberuntungan. Sampai Jalal pun hanya tersenyum melihat ibunya sangat tertarik dengan Jodha dibanding dirinya saat ini (Ibu Ratu memang sangat-sangat sayang dengan Jodha, sampai-sampai sepertinya sayangan sama Jodha daripada sama Jalal), saat Ratu Rukaila hamil, malah yang ingin ia temui pertama kali adalah Jodha^^.


-------------------------------

Selain dari Jodha Ratu Rukaila juga mendapatkan hadiah dari anggota keluarga kerajaan yang lain, saat Jalal masuk ke kamar Rukaila ia tertarik deng hadiah dari Jodha, awalnya ia tidak peduli dengan isinya setelah tahu hadiah itu dari Jodha, setelah dibuka isi kotak adalah sebuah sendok kecil dan sebuah surat (hadiah yang menarik dan lain tentunya), Rukaila membacakan surat hadiah dari Jodha yang isinya adalah do'a:

"Seorang anak kecil akan membawa kebahagiaan bagi semua orang,
Terimakasih pada Dewa untuk anak bayi ini,
Semoga setiap peristiwa dalam hidupnya akan selalu penuh dengan anugerah Nya,
Semoga matahari dan bulan bersinar dan matanya sebagai penuntunnya,
Semoga dunia berlutut di depan Nya,
Dan setiap jalan akan dimudahkan,
Semoga takdir memberkatimu dengan masa depan yang luar biasa
Ini do'a Jodha untukmu..."

....................................

Jalal sangat terkesan dengan do'a Jodha dalam suratnya. Ia merasa do'a itu bener-bener ditulis dengan tulus dari hati. Dan kata-kata Jalal saat menjelang tidur sambil mengingat kembali do'a Jodha yang dibacakan oleh Rukaila:
"Dia selalu mengganggu pikiranku... (Sambil mikiran Jodha ^^), Kau tidak datang untuk berbagi bahagia denganku, tapi kau menunjukkan kebahagiaan dengan kebahagiaan anakku.... Kau telah menyentuhku... " (Yeeee Jalal akhirnya mulai membuka hatinya, mulai menyadari kalau Jodha adalah orang yang tulus hatinya ^^).

.........................................

Jalal datang ke kamar Jodha untuk menayakan maksud dari do'a yang mengesankan itu, dan isinya adalah sperti yang ada di dalam do'a itu, yang intinya Jodha mendo'akan hal-hal yang baik untuk calon bayi Ratu Rukaila (calon pewaris kerajaan). Dan Jalal merasa sangat terkesan dengan do'a Jodha itu.
Persiapan perayaan... Dan bersambung... ^^

by Anum















Wednesday, 17 September 2014

Jodha Akbar Episode 52


Episode ini dibuka dengan dilemanya Jodha akan permintaan Jalal untuk berbohong pada semua orang bahwa ia telah mengandung anak Jalal supaya ibunya membatalkan sumpahnya (berjalan kaki ke Amer dan kembali ke Agra juga dengan jalan kaki).

Ada salah satu adegan yang lucu di episode ini, saat Jodha melakukan ritualnya dan Jalal tidak tahu bagaimana mengikuti ritualnya Jodha.
..............................................

Di episode ini juga diceritakan kalau Ratu Rukhaila hamil, dan itu membuatnya semakin sombong, karena dengan begitu ia akan menjadi seorang Ibu Ratu dan bisa menguasai apa yang ada di istananya Jalal termasuk menguasai apa yang sekarang dikuasai oleh Maham Anga, saat membanggakan diri itu pelayannya Maham Anga mendengar dan lansung lapor ke Maham Anga, dan sepertiny Maham Anga tidak akan diam saja atas kehamilan Ratu Rukhaila...

.........................

Niat Rukhaila memberikan anak untuk Jalal (memberi pewaris) sudah tidak baik, kekuasaan. Dan karena "kekuasaan" itulah sepertinya apa yang direncanakan Rukhaila tidak akan berjalan dengan mulus saja, karena yang berebut kekuasaan dengannya pastilah banyak termasuk Maham Anga. Lain halnya jika Jodha hamil... (Kapan itu ya??? Yg sudah streaming pasti tahu, kapan itu). Tapi, memang benar bahwa pewarisnya Jalal akan lahir dari Ratu Jodha. ^^ meski di episode ini Rukhaila bilang hal itu tidaklah mungkin," bagaimana Ratu Jodha memberikan pewaris??? Sedangkan Jalal tidak tertarik sedikitpun untuk menyentuhnya." Ya hati orang siapa yang tahu kan??? Sekarang saja Jalal benci dengan Jodha begitu juga sebaliknya, tapi di episode mendatang??? ^^


by Anum

Jodha Akbar Episode 16 September 2014 di ANTV

Setelah kemarin gak nonton, tadi malam bisa nonton lagi.

......................................

Episode malam 16 September 2014 di ANTV.

Rahim (Rohim), anak tiri Jalal, menagih janji Jalal untuk meluangkan waktu bermain bersama Rahim (Rohim), saat Jalal menaikkan Rohim di punggungnya Ratu Rukhaila menangis, karena sampai detik ini ia belum bisa memberikan penerus bagi kerajaan Mugal (anak bagi Jalal).


Keinginan ibu Jalal untuk mempunyai cucu sangat besar, dan ia berharap Ratu Jodha bisa memenuhinya, sampai-sampai ia membawa Jalal dan Jodha pada peramal, dan peramal itu mengatakan bahwa tidak lama lagi kerajaan Mughal akan mempunyai penerus dan itu berarti Ratu (ibunya Jalal) akan mempunyai cucu dari Jodha, saking senengnya bahkan Ibunya Jalal berjanji sebelum Jodha hamil ia akan melakukan perjalanan ke Amer dengan berjalan kaki, dan kembali lagi ke Agra dengan berjalan kaki.

Jodha serta Jalal khawatir akan Janji ibunya itu, berjalan kaki dengan usia ibunya yang tidak muda lagi adalah hal yang sangat tidak mudah, hingga Jalal meminta pada Jodha agar ia membantunya supaya ibunya tidak melakukan janjinya itu, sebelum ibunya melakukan hal itu ia meminta pada Jodha supaya Jodha bisa meyakinkan semua orang bahwa ia sedang mengandung anak Jalal (yah... Aneh-aneh wae Jalal ini, gmn mau hamil, wong gak akur gt sama Jodha, jadi disuruh pura-pura ceritanya).

......................................

Di episode ini Jodha sudah sedikit diperlihatkan bahwa Jalal tak sekejam yang ia kira, saat Ratu Salimah bercerita bahwa Jalal sangat menyayangi Rohim anaknya, juga menyayangi anak-anak kecil. Kedepan pasti tambah seru, pertengkaran antara Jodha dan Akbar (Jalal) juga hati mereka yang perlahan semakin dekat...

Selamat nonton episode berikutnya ^^

Sumber Gambar: indiaopines.com

by Anum

Tuesday, 16 September 2014

Batal Nonton

Pengen buat sinopsis dari Jodha Akbar episode 15 September 2014 di ANTV, tapi ternyata gak nonton karena sesuatu hal.


by Anum

Monday, 15 September 2014

Jodha Akbar Episode 13 September 2014 di ANTV

Pengen sebenarnya nulis kisah Jodha Akbar dari episode awal, tetapi masih belum bisa keturutan. Jadi, nulis dari episode yang aku lihat kemarin hari Sabtu saja. Sudah cukup ketinggalan banyak jika nulis dari pertama... ^^ yuk simak episode tanggal 13 September 2013.

......................................


Episode sebelumnya:


Karena Mothi Bai tidak bisa membuktikan perkataannya di pengadilan tentang Adam Khan yang datang malam itu ke istina para wanita untuk mengejarnya, maka Raja Jalal memutuskan untuk menghukum Mothi atas kesalahan yang dituduhkan padanya (kesalahan yang sebenarnya tidak Mothi perbuat), tapi bagaimana lagi Jalal sudah berusaha sekuat tenaga bersikap adil. Maham Anga telah memutar balikkan fakta.


......................................


Jodha tetap yakin bahwa yang dikatakan Mothi adalah benar, tapi keputusan Raja Jalal untuk menghukum Mothi Bai tidak bisa diganggu gugat pun oleh ibunya sendiri, maka Jodha pun putus asa, hingga saat ia berdo'a tiba-tiba Rohim (anak tiri dari Raja Jalal) bermain-main dengan dekrit Jalal yang diberikan untuk Jodha, itu membuat Jodha ingat akan janji Jalal terhadap Jodha untuk memenuhi apapun yang diinginkan Jodha karena Jodha menang dalam lomba catur.


Jodha menemui Jalal saat pertemuan di istana, dan meminta Jalal untuk memenuhi janjinya untuk memenuhi apapun permintaan Jodha, dan Jodha meminta Mothi Bai untuk dibebaskan. (Yeeeee akhirnya)... Dan akhirnya Mothi bebas. ^^


Maham Anga yang mendengar Mothi bebas, terkejut dan langsung menghampiri Jodha di kamarny, ia terus mengancam Jodha, tapi Jodha tidak gentar sama sekali. Jadi ingat percakapn menarik Maham Anga dan Ratu Jodha.


"Kau bukan teman masa kecil Yang Mulia, kau juga tidak secantik dan berbakat istri-istri Jalal yang lain, kita lihat sampai kapan kamu akan bertahan menjadi Ratunya." Dengan angkuh Maham Anga memperingati Jodha.


Dan Ratu Jodha hanya menjawab, "sekarang aku hanya ingin menyelamatkan Mothi, dan aku tidak mengunginkan menjadi Ratu, " jadi sepertinya sia-sia saja Maham Anga bilang begitu... ^^ Maham Anga juga tidak begitu teliti menilai Jodha, Jodha memang gak memiliki apa-apa yang dimiliki istri-istri Jalal yang lain tapi ia memiliki KETULUSAN dan HATI yang penuh Cinta ^^, yang mungkin tidak dimiliki oleh istri-istri Jalan yang lain.


Di tempat yang lain Ratu Rukhaila (istri kesayangan Jalal) membicarakan Jodha tentang permintaan atas dekritnya yang terlihat begitu bodoh menurut Ratu Rukhaila, "Ratu Jodha harusnya bisa meminta sesuatu yang lebih dengan dekrit itu, daripada meminta pembantunya untuk dibebaskan, aku pernah meminta 100 hari 100 malam kepada Jalal saat mendapat dekrit darinya, dan Jalal membahagiakan aku selama 100 hari 100 malam itu..." Dan disambut oleh seorang Ratu yang lain yang tidak pro dengan Rukhaila (belain Jodha), " itu berarti ia (Jodha) berbeda dengan Ratu-Ratu yang lain." (Betullll sekali, memang Jodha berbeda....) Karena omongan itu Rukhaila jadi marah...


Dan episode ini ditutup dengan adegan Jodha berlatih pedang bersama Jalal, dan Jodha terkunci dengan pedang di tangan Jalal, Jalal ternyata penasaran dengan permintaan Jodha atas dekritnya, " Kau bisa meminta apa saja dengan dekritku, nyawaku, kerajaanmu, hidupku atau apa saja, tapi kenapa Kau malah meminta nyawa Mothi Bai." Belum sempat Jodha menjawab... Eh...

Bersambung....


Nonton episode nanti malam ya... ^^


NB: percakapan antar pemain di atas sesuai persepsiku, ingatanku, lebih jelasnya di tv atau streaming di youtube.com ya ^^


Sumber gambar: narutokun.mywapblog.com


by Anum

Friday, 12 September 2014

Jodha Akbar : Benci ataukah Cinta??? ^^




Yang seneng nonton Jodha Akbar terutama yang sudah nonton episode sekian-sekian, lebih dari episode yang ditayangkan di TV malam ini, pasti sering nemuin percakapan antara Jodha dan Akbar yang di dekat makam kalau tidak salah (yang tambak siluet mereka berdua), selama streaming aku gak tahu artinya, tapi barusan nonton jadi tahu sedikit artinya, yang kurang lebih isinya seperti berikut (percakapan yang masih kuingat):
" Yang Mulia Anda telah merampas kebebasan saya, dan Anda telah menghabiskan hidup Anda dalam dendam, sementara saya hidup diam dalam ketidak berdayaan. Anda bilang, Anda tidak pernah merasakan jatuh cinta, karena Anda tidak punya hati, tapi Yang Mulia, bisa saja perasaan benci di hati Yang Mulia adalah perasaan cinta, yang tak mampu Yang Mulia kenali, " kata Jodha...
.........................................

Di episode saat pernikahan Jodha, janji pernikahan Jodha juga aku ingat kata-kata yang diucapkan Jodha saat itu, salah satunya begini, "...karena kebaikanku dari setelah aku lahir maka aku bersuamikan engkau, suamiku..." (Janji diucapkan mengikuti kata-kata yang diucapkan pemuka agamanya).
Nah, di episode kemarin Jodha mengeluh pada Dewanya karena sikap Jalal (Akbar) menghukum rakyatnya yang berbeda agama, "... Kau beri suami seperti apa aku??? Seseorang yang tidak punya hati..." Padahal setelah Jodha pergi Jalal membatalkan hukumannya pada rakyatnya itu karena ia memikirkan anak dari orang yang ia hukum... Dari situ sebenarnya Jalal sudah mulai pelan-pelan membuka hatinya, mulai mengenali hatinya yang sudah lama ia sembunyikan (Jalal merasa ia tidak punya hati, karena ia tega berbuat jahat ke semua orang yang tidak ia suka/ yang gak mau nurut dengan kemauannya).
Karena itulah ibunya Raja Jalal senang Jalal menikahi Jodha, ia yakin ketulusan dan kebaikan hati Jodha mampu menyadarkan hati Jalal yang telah tertidur.

Dan pelan-pelan Jodha juga akan tahu seperti apa sesungguhnya kelembutan dan kebaikan hati Jalal yang tersembunyi di balik topeng kejamnya.
...........................
Gak sabar nunggu episode berikutnya ^^.

Sumber Gambar: tellychakkar.com

by Anum









Wednesday, 10 September 2014

Malam dan Radio Part kesekian ^^

Menjelang jam 10 malam itu, sesuatu, yang artinya sebentar lagi symphoni malam di Radio Prosalina akan segera mengudara... ^^ jadi membawa ke kenangan saat SMA bersama sahabatku, Mbak Sheila, Mbak Sheilatur Rohmah.


by Anum

Monday, 8 September 2014

Jodha Akbar : Batas Benci dan Cinta itu sangat Tipis

Akhir-akhir ini aku bener-bener sedang kesengsem dengan serial TV "Jodha Akbar", saking penasarannya kadang sampai bela-belain streaming di hp suami, karena gak bisa pakai browser yang mengepress data, jadilah pakai browser yang mumpuni antuk streaming, dan pastilah itu sangat menguras kuota. Beruntung sekali suami "rapopo" ketika aku menguras kuota internetnya, tapi jika habis aku yang harus ganti. ^^ »malah curcol«
Kembali ke serial Jodha Akbar, nonton di tv dengan streaming di youtube sama-sama ada kelebihannya juga kekurangannya bagiku. Kelebihan nonton di tv, aku bisa tahu jelas jalan ceritanya, karena memang pakai bahasa Indonesia, kurangnya ya harus nurut tv yang nayangin episode yang akan kita tonton, nah kalau di youtube bisa nonton episode keberapa saja, pengen ngulang episode awal, atau pengen nonton episode terbarunya bisa, hanya saja kalau di youtube bahasanya itu aku tak tahu artinya, jadi aku hanya bisa nebak-nebak jalan ceritanya dari ekspresi atau juga adegannya. ^^
Dari nonton serial Jodha Akbar di TV yang pakai dubbing bahasa Indonesia, aku jadi tahu seberapa besar kebencian Akbar pada Jodha, juga sebaliknya Jodha pada Akbar. Siapa tahu di episode berikut-berikutnya malah semua kebencian itu jadi jalan awal cinta mereka. Saking bencinya pada Jodha bahkan Jalal ingin menjadikan Jodha istri dengan alasan akan merebut kebebasan Jodha, setelah menikah kebencian Jalal semakin bertambah akibat hasutan dari istrinya yang lain juga hasutan Maham Angga yang sangat tidak menyukai Jodha. Untung saja Jodha tegar, meski awalnya kaget dengan sikap Jalal, tapi kemudian semakin terbiasa diketusin. Kebencian Jalal pada Jodha membuatnya tidak berhenti memikirkan Jodha, memikirkan bagaimana menghancurkan keangkuhan Jodha, sampai-sampai hampir semua pikirannya terkuras untuk mikirin Jodha. Kata orang batas benci dan cinta itu sangat tipis, bagitu juga kata Maham Angga, karena itu meski Jalal membeci Jodha, Maham Angga takut jika kebencian yang terlalu itu berubah jadi cinta.
Ha ^^.... Dan di episode-episode setelah Jodha mencoba bunuh diri (episode 76) hubungan Jodha dan Akbar terlihat semakin membaik, bahakan di episode 89 Akbar terlihat sangat akrab dengan Jodha dan keponakan-keponakannya waktu berkunjung ke kerajaannya Jodha. Salah satu episode yang sangat menarik adalah episode 93 dimana Jodha digodain habis-habisan oleh Jalal...
Dan titik balik hubungan mereka ada di episode 165 dimana Jodha menunjukkan pengabdiannya juga pengorbanannya sebagai istri Jalal, yaitu dengan rela meminum racun yang sebenarnya akan diminum Jalal, karena meminum racun itu Jodha hampir saja meninggal, di episode 166-167 Akbar beserta seluruh keluarganya berusaha keras untuk membuat Jodha sadar kembali.
Di episode 167 akbar berdo'a sampai nangis meminta Jodha untuk bangun dari sakitnya,,, saat hampir putus asa akbar terus berada di samping Jodha, memintanya untuk tetepa hidup.
Jawaban dari do'a juga usaha Akbar untuk membuat Jodha sadar ada di episode 168, ya Jodha akhirnya bangun, dan perlahan kondisinya mulai membaik. Dan setalah itu hubungan keduanya semakin dekat dan semakin menunjukkan rasa sayang dan cintanya.
Demikian sedikit cerita dariku tentang Jodha Akbar yang ku tonton di tv dan streaming di youtube, masih banyak yang kurang tentunya karena pemahamanku tentang yang ditayangkan di youtube.
Sumber gambar: indiaopines.com
by Anum






Sunday, 7 September 2014

Gethuk, Jajanan yang Mulai Terpinggirkan

Gethuk, siapa yang gak kenal jajanan ini??? Gethuk sangat familiar bagi hampir tiap masyarakat yang mengenal ketela pohon... Karena bahan dasar gethuk adalah ketela pohon.

Gethuk dibuat dari ketela pohon yang telah dikukus terlebih dahulu, setelah dikukus dalam keadaan masih panas ketela dihaluskan, dengan ditumbuk, setelah halus tambahkan gula (merah atau putih sesuai selera), juga sedikit garam, setelah tercampur rata, letakkan gethuknya di atas lengseng (wadah biasanya berbentuk persegi panjang, atau juga lingkaran), tekan-tekan gethuk yang ada di atas lengser sampai padet, kemudian iris sesuai bentuk yang diinginkan, sajikan bersama parutan kelapa.... Gethuk siap dinikmati segera... Paling enak gethuk yang banyak gula merahnya kalau menurutku. ^^ selain gethuk yang dicetak diatas lengser ada juga getuk yang digiling sehingga bentuknya menyerupai mie yang dipadatkan, biasanya disebut gethuk lindri (kalau gak salah), seperti gambar di atas, biasanya keliahatan sekali tekstur panjang-panjang bekas gilingan.

Waktu aku kecil, gethuk adalah jajanan yang bisa selalu ku temui tiap pagi hari, dan laris manis, terlebih jika masih anget-angetnya. Sekarang, orang jual gethuk sudah sangat jarang, anak-anak atau juga orang dewasa sekarang sudah jarang yang menggemari namanya gethuk, lebih tertarik dengan jajan yang dibuat oleh pabrik seperti snack-snack goreng, atau juga roti-roti modern yang lebih terlihat berkelas kalau membelinya. Kalau boleh bilang "sudah bukan jamannya" mungkin begitu bahasa kasarnya, ya tapi hal ini sering kita temui di kota, kalau di desa gethuk masih tetap ada, meski hanya beberapa orang yang seneng membuatnya, semoga gethuk bisa terus menjadi jajanan yang dilestarikan, selain biaya pembuatannya yang termasuk tidak mahal, bahan dasar pembuatannya juga mudah ditemui di sekitar.


by Anum

Malam Minggu dan Obat Nyamuk Bakar

Malam Minggu dan obat nyamuk bakar mengantarkanku menuju ke kenangan saat masa kecil, saat aku sangat senang menghabiskan malam Minggu bersama dengan lek-lek ku (panggilan bibi, adik dari ibuku) di rumah Mbak Putri (nenekku). Rasa-rasanya suasana saat menginap di rumah mbak putri selalu berbeda dengan di rumah, dan selalu sangat menyenangkan.

Kala itu di rumah Mbah Putri belum ada TV, sehingga kegiatan setelah sholat Isya' biasanya mendengarkan radio. Menjelang pukul 21.00 malam lampu-lampu mulai dimatikan dan aku bersama lekku bersiap tidur, lekku akan menyalakan obat nyamuk bakar di kamar, sambil menunggu mata terpejam aku juga lekku mendengarkan radio (acaranya musik-musik) juga bercerita-cerita sampai mata terpejam...

Radio, kamar dengan penerangan lampu dop, juga aroma obat nyamuk bakar selalu akrab dengan malam Minggu masa kecilku. Menginap di rumah mbak meski tidak setiap Minggu menjadi moment yang sangat menyenangkan (melakukan hal di luar kebiasaan sehari-hari memang sangat diperlukan untuk merefress pikiran juga jiwa, asal hal positif yang dilakukan). Dan itu akan selalu ku ingat, sampai sekarang ketika mencium aroma obat nyamuk bakar aku selalu ingat saat nginap dirumah nenekku ketika kecil dulu.


Sumber gambar: ciricara.com

by Anum