Sunday, 7 September 2014

Gethuk, Jajanan yang Mulai Terpinggirkan

Gethuk, siapa yang gak kenal jajanan ini??? Gethuk sangat familiar bagi hampir tiap masyarakat yang mengenal ketela pohon... Karena bahan dasar gethuk adalah ketela pohon.

Gethuk dibuat dari ketela pohon yang telah dikukus terlebih dahulu, setelah dikukus dalam keadaan masih panas ketela dihaluskan, dengan ditumbuk, setelah halus tambahkan gula (merah atau putih sesuai selera), juga sedikit garam, setelah tercampur rata, letakkan gethuknya di atas lengseng (wadah biasanya berbentuk persegi panjang, atau juga lingkaran), tekan-tekan gethuk yang ada di atas lengser sampai padet, kemudian iris sesuai bentuk yang diinginkan, sajikan bersama parutan kelapa.... Gethuk siap dinikmati segera... Paling enak gethuk yang banyak gula merahnya kalau menurutku. ^^ selain gethuk yang dicetak diatas lengser ada juga getuk yang digiling sehingga bentuknya menyerupai mie yang dipadatkan, biasanya disebut gethuk lindri (kalau gak salah), seperti gambar di atas, biasanya keliahatan sekali tekstur panjang-panjang bekas gilingan.

Waktu aku kecil, gethuk adalah jajanan yang bisa selalu ku temui tiap pagi hari, dan laris manis, terlebih jika masih anget-angetnya. Sekarang, orang jual gethuk sudah sangat jarang, anak-anak atau juga orang dewasa sekarang sudah jarang yang menggemari namanya gethuk, lebih tertarik dengan jajan yang dibuat oleh pabrik seperti snack-snack goreng, atau juga roti-roti modern yang lebih terlihat berkelas kalau membelinya. Kalau boleh bilang "sudah bukan jamannya" mungkin begitu bahasa kasarnya, ya tapi hal ini sering kita temui di kota, kalau di desa gethuk masih tetap ada, meski hanya beberapa orang yang seneng membuatnya, semoga gethuk bisa terus menjadi jajanan yang dilestarikan, selain biaya pembuatannya yang termasuk tidak mahal, bahan dasar pembuatannya juga mudah ditemui di sekitar.


by Anum

No comments:

Post a Comment