Thursday, 26 February 2015

Quotes dari Buku "Assalamualaikum Beijing!"

novel Assalamualaikum Beijing


Alhamdulillah, rasa penasarnku terobati setelah membaca buku ini, benar-benar buku yang menakjubkan... Berikut beberapa quotes yang sangat menarik dari buku "Assalamualaikum Beijing!" :

"Jangan membiarkan ketidakpastian memenjarakanmu pada kesedihan. Jangan membiarkan sesuatu yang sia-sia membebani hidupmu yang indah. (Hal. 27)

"Ya, menyenangkan jika bisa berbagi perjalanan spesial ini dengan seseorang. Berbagi momen istimewa dan botol minum serta kamera DSLR-nya yang beberapa kilo beratnya." (Hal. 57)


"Congratulations! Kata pepatah Cina, dengan menaiki tembok besar, seseorang telah lulus dari ujian dan menjadi manusia sejati." (Hal. 59)


"Manusia tempatnya khilaf, tetapi tidak berarti setiap orang bebas mengeliminasi tanggung jawab moral yang mesti ditanggungnya, lalu berbicara seolah-olah kesalahan adalah sesuatu yang lumrah dan dengan enteng dapat ditoleransi." (Hal. 64)


"Tak perlu kau cari surga sebab ia tersembunyi dalam hatimu." (Hal. 67)


"Patah hati perkara manusiawi, tetapi tidak boleh berlarut-larut. Sebab ketika seseorang berlama-lama dalam perasaan nelangsa, dia kehilangan fokus pada semesta kebaikan yang Allah limpahkan." (Hal. 134)


"Berpikir begitu, dia mulai memberi deadline pada kesedihan. ......
.... Deadline ini, dia sendiri yang menentukan. Dia sendiri yang harus menyanggupi. Perlu latihan kedisiplinan, logika yang benar, hingga seseorang tahu kepala dan hatinya adalah dua bagian penting dan berharga yang tidak boleh dipenuhi apalagi dirusak oleh hal-hal tidak penting." (Hal. 135)


"Sebab memberikan harapan kepada seorang gadis, sebelum lelaki tahu persis apa yang diinginkannya adalah sebuah kejahatan." (Hal. 147)


"All these Chinese love stories show Chinese people seek for their love and how brave people are to fight for their love." (Hal.203)... Ya. Seharusnya demikian. Setiap kita yang mencari cinta, setelah menemukan harus menyertainya dengan keberanian dalam memperjuangkan dan mempertahankan cinta yang ada. (Hal. 204)."


"Sebab getaran hati memilih frekuensinya sendiri. " (Hal.204)


"Dan setiap gema yang dibawa angin, adalah bisikan cinta dari kekasihnya. Kebersamaan sederhana, tetapi cukup untuk menjaga lelaki itu tetap setia dengan satu cintanya, tanpa merasa perlu berpaling terhadap yang lain. " (Hal. 205)


"Dan, satu penyakit tak seharusnya memadamkan semangat kehidupan. Begitu pula perasaan patah hati. Sebab begitu manusia mengangkat wajah dan melihat ke diri serta sekeliling, maka ada berlimpah karunia yang mustahil dihitung, dan tak seharusnya terluput dari rasa syukur." (Hal. 210)


"Kita tidak bisa menghindari takdir yang Allah berikan, tetapi bisa memilih cara bagaimana menghadapinya." (Hal. 242)


"Hidayah itu Allah yang memberi, dia tidak akan meletakkan hati pada daerah yang berbahaya, tidak dalam kondisi saat ini. Laki-laki itu akan dia titipkan kepada Allah, lewat pelukan do'a." (Hal. 242)


"Kamu menutup pintu masa lalu tanpa berusaha membuka pintu ke masa depan. Padahal itu mungkin tiket untuk menjadi lebih bahagia." (Hal.271)


"Seperti kemarin, pagi ini aku terbagung dan menemukan wajahnya di sisi pembaringan.
Seperti kemarin, dia mengejutkanku dengan senyum dan dengan nada yang nyaris sama ditikamnya rasa percayaku, "Saya suamimu!" Katanya.
Dan seperti kemarin, aku memandangnya dengan keraguan yang terus menggelepar. Jika benar laki-laki itu takdirku, kenapa potretnya tak berbekas dalam ingatan? " (Hal. 313)

"I know, it's beautiful. Tapi, kecuali kamu mau saya gendong ke sana, berdiri di sampingmu juga tak kalah indah." (Hal. 326)


by Ana





















Friday, 13 February 2015

Dorama "My Boss My Hero" dan Kenangan Masa Sekolah

Dorama ini adalah salah satu dorama yang sangat berkesan buatku. Untuk cerita lebih jelasnya bisa berkunjung ke daftarsinopsis.blogspot.com/2011/11/my-boss-my-hero-1-10.html. Karena memang aku bukan ingin mereview dorama pada posting kali ini, tapi pengen menuliskan hal-hal yang berkesan...

Banyak banget yang berkesan... Kesan pertama karena aku nontonnya bareng teman-teman jadi terasa seru menyaksikan kekonyolah Makky (aka Makio Sakaki), bagaimana seorang yang dibesarkan di lingkungan yang keras perlahan mengenal arti persahabatan, teman, bahkan cinta... Lucu pas penggambaran saat jatuh cinta seperti ada penebang kayu di hati, jadi setiap hatinya (aka jantung) berdebar lebih kencang, itu seolah ada penebang kayu yang mengayukan kapaknya, sehingga bunyinya duk, duk, duk... Dan semakin keras... (Betul gak ya... Ingat-ingat lupa ini soalnya, sudah lama bgt yang nonton).

Terus ada kalimat dari ibu penjaga UKS yang isinya kurang lebih adalah "... Masa sekolah itu bukan hanya untuk menjadi yang terbaik, tapi lebih dari itu adalah kenangan yang kamu ciptakan bersama teman-teman saat sekolah..." Dan aku setuju banget.... ^^

Dorama ini membuatku kadang pengen mbalik lagi ke masa-masa sekolah, tapi ya gak mungkin lah... Teknologi sek belum nemu alat yang bisa melawan waktu... Lagi pula, kita sudah memiliki "kenangan" pada masa itu yang akan selalu kita ingat kan... Tiap ingat sekolah salah satu hal yang pertama ku ingat adalah saat les sore kelas XII hujan gerimis, jam kedua teman-teman beberapa melarikan diri menghindari jam kedua, dan guru yang ngajar kebetulan Bapak wali kelas, saat melarikan diri beberapa kurang cepat jadi Pak Wali Kelas tahu siapa saja itu, meski begitu ia tetep membiarkan... (Sebagai guru SMA, mungkin Pak Guru mengerti sekali dengan kenakalan-kenakalan siswa-siswanya, jadi gak kaget dengan hal yang seperti itu)... Tapi, saat itu rasanya gak enak banget sama Pak Guru, meski aku gak ikut lari...






Sumber gambar: www.sakuraanimes.com
by Ana

Thursday, 12 February 2015

Finger Painting ^^

Hasil karya putriku, Nay, melukis dengan jari (Finger Painting). ^^

by Ana

Friday, 6 February 2015

Tuesday, 3 February 2015

Ketika Hujan Reda

Ya, ketika hujan reda, sepertinya rasa segar yang dibawa airnya malah semakin terasa... Apalagi jika setelah reda suasana hari tampak cerah, terbebas dari mendung, membuat diri rasanya ikut merasakan cerahnya. ^^

Gambar: niat hati mengambil foto gunung berkabut, eh malah hanya langit putih yang tampak, tapi aku tetep seneng dengan suasane cerah pasca hujan saat itu... Adem neng ati ^^


by Ana

Senja

Senja,

by Ana